DetikNews
Minggu 24 September 2017, 15:13 WIB

Gunung Agung Awas, Gubernur Bali Tetapkan Tanggap Darurat Provinsi

Prins David Saut - detikNews
Gunung Agung Awas, Gubernur Bali Tetapkan Tanggap Darurat Provinsi Gunung Agung/Foto: AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKA
Klungkung - Gubernur Bali Made Mangku Pastika menetapkan tanggap darurat bencana Gunung Agung. Artinya, status awas Gunung Agung dan pengungsian menjadi tanggungjawab pemerintah provinsi.

"Jadi kita sudah menyatakan ini sebagai satu bencana provinsi Bali dan semua Bupati sudah standby untuk ikut menangani dan mengurusi bencana ini," kata Pastika di Pos Pengungsian GOR Swacepura, Klungkung, Bali, Minggu (24/9/2017).

Pastika memperkirakan sudah ada 25 ribu pengungsi yang tersebar di lebih dari 120 titik pengungsian. Jika Gunung Agung meletus, Ia menyatakan pengungsi bisa mencapai lebih dari 70 ribu jiwa.

"Sekitar 70 ribu jiwa, minimal kalau terjadi letusan dan tergantung besar-kecilnya letusan. Ini tidak ada yang bisa prediksi berapa lama, bahkan Gunung Kelud baru dinyatakan awas dan 2 jam kemudian meletus," ujar Pastika.

Dengan penetapan tanggap darurat bencana Gunung Agung menjadi provinsi, Pastika mengambil alih komando penanggulangan dan kegawatdaruratan bersama BPBD Bali. Tahap penanggulangan telah memasuki agenda konsolidasi pendataan.

"Sekarang pemerintahan provinsi saya pindah ke Tanah Ampo, Karangasem, untuk menjadi posko di sana. Ada satgasnya dan mudah-mudahan ini bisa kita bekerja dengan baik sehingga tidak ada korban dan hal-hal yang dapat merugikan kita," ucap Pastika.

"Tanggap darurat sekarang masuk ke tahap konsolidasi pendataan, baru tahap rekonsiliasi dan rehabilitasi. Pemprov siap, pemerintah pusat siap, hari ini Kemenko Kemaritiman dan kemarin Kementeiran ESDM sudah ke sini," ungkapnya.
(vid/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed