DetikNews
Jumat 22 September 2017, 18:32 WIB

Ini Alasan Pemprov Patok Harga Rp 3,1 Juta untuk NJOP Pulau C-D

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Ini Alasan Pemprov Patok Harga Rp 3,1 Juta untuk NJOP Pulau C-D Djarot/ Fotografer: Muhammad Fida Ul Haq
Jakarta - Nilai jual objek pajak (NJOP) Pulau C dan D ditetapkan sebesar Rp 3,1 juta. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menegaskan penetapan harga tersebut untuk menarik investasi ke pulau reklamasi.

"Kalau belum-belum sudah dikasih NJOP dikasih langsung tinggi hitung saja berapa. Katakanlah Rp 10 juta berapa dia harus bayar, siapa yang mau beli. Belum lagi mereka punya kewajiban macam-macam," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (22/9/2017).



Djarot mengatakan investor di pulau reklamasi nantinya akan memberikan banyak keuntungan bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Selain kontribusi 15 persen, investor akan diwajibkan menyediakan lahan 20 persen untuk ruang terbuka hijau (RTH)

"Investor harus sediakan 20 persen untuk RTH, Banyak banget, belum lagi kewajiban tambahan 15 persen. Itu untuk apa, membangun kawasan di sana, membangun NCICD. Karena kami harus berpikir 20-30 tahun ke depan keberadaan tanggul laut itu mutlak," tuturnya.

Djarot meminta masyarakat tidak memperpanjang perdebatan mengenai proyek reklamasi. Ia meminta para pakar untuk mengkaji proyek reklamasi bila ada prosedur yang tidak tepat.

"Saya minta begini, itu yang tidak bisa ditawar itu silakan dikaji, di sana benar nggak? Kalau nggak, direvisi," tuturnya.
(fdu/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed