Polisi akan Bongkar Kuburan Abi yang Diduga Curi Vape Rp 1,6 Juta

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
Minggu, 10 Sep 2017 15:10 WIB
Foto: Para tersangka pengeroyokan Abi yang didua mencuri vape (Parastiti Kharisma Putri-detikcom)
Jakarta - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akan membongkar kuburan Abi Qowi Supartoyang diduga mencuri Vape seharga Rp 1,6 juta. Polisi ingin memastikan penyebab kematian Abi.

"Kami akan berkoordinasi dengan tim Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Secepatnya, hari Rabu paling lambat. Tujuannya untuk menentukan sebab kematian," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (10/9/2017).



Pengeroyokan Abi berawal saat pemilik toko Rumah Tua Vape, Fahmi kehilangan satu set Vape seharga Rp 1,6 juta. Kemudian karyawan toko tersebut, Aas, mengecek CCTV dan data toko diduga.

"Dari CCTV dan data toko tersebut diduga ada Qowi (Abi) yang mengambil," ujar Nico.

Polisi merilis kasus pengeroyokan Abi yang didua mencuri vapePolisi merilis kasus pengeroyokan Abi yang didua mencuri vape Foto: Parastiti Kharisma Putri-detikcom

Fahmi dan tersangka lainnya sempat berunding setelah menduga Abi mengambil Vape tersebut. Dari Hasil perundingan itu, Fahmi memutuskan membuat sayembara di Instagram bagi yang mengetahui keberadaan Abi dengan imbalan Rp 5 juta.

Polisi telah menangkap 5 orang tersangka pengeroyokan Abi dan masih mencari 2 orang tersangka lagi. Tersangka dikenakan Pasal 340 dan 170 KUHP dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.

Sejumlah barang bukti disita polisi.Sejumlah barang bukti disita polisi. Foto: Parastiti Kharisma Putri-detikcom

"Total tersangka saat ini ada 5, satu atas nama PA sudah ditangkap namun masih kita dalami. Rencananya kami mencari 2 tersangka lainnya," tutur Nico. (yas/idh)