DetikNews
Jumat 25 Agustus 2017, 16:35 WIB

Mes Tak Terawat Ini Jadi Tempat Dirjen Hubla Simpan Suap Rp 18,9 M

Dewi Irmasari - detikNews
Mes Tak Terawat Ini Jadi Tempat Dirjen Hubla Simpan Suap Rp 18,9 M Mes Dirjen Hubla yang diduga menerima suap Rp 20,7 miliar. (Dewi Irmasari/detikcom)
Jakarta - Rumah dinas ini bagai saksi bisu penangkapan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Dirjen Hubla Kemenhub) nonaktif, Antonius Tonny Budiono, oleh penyidik KPK. Siapa sangka, di mes yang terkesan tak terawat ini, Tonny menimbun uang suap Rp 18,9 miliar.

Tonny ditangkap penyidik KPK di Mess Perwira Bahtera Suaka, Blok B 1 No 2, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada Rabu, 23 Agustus 2017, sekitar pukul 21.45 WIB.

Di mes tidak terawat inilah, Dirjen Hubla menyimpan uang suap Rp 18,9 miliar.Di mes tidak terawat inilah, Dirjen Hubla menyimpan uang suap Rp 18,9 miliar. (Dewi Irmasari/detikcom)

Di mes inilah ditemukan 33 tas berisi uang tunai yang jumlahnya mencapai Rp 18,9 miliar. Sedangkan duit Rp 1,174 miliar disita dari rekening Bank Mandiri yang digunakan untuk setoran ke Dirjen Hubla.

detikcom menyambangi kediaman Tonny pada Jumat (25/8/2017) sekitar pukul 14.30 WIB. Mes Tonny itu berada di Blok I, yang terdiri dari enam mes.

Kondisi mes sepi dan kosong.Kondisi mes sepi dan kosong. (Dewi Irmasari/detikcom)


Kondisi mes Tonny sepi dan tak ada aktivitas di dalamnya.

Mes yang pernah ditempati oleh Tonny itu jauh dari kesan mewah. Mes tiga lantai ini tergolong kumuh. Terlihat cat mes yang sudah mengelupas dan menjamur. Plafon juga rusak dan berlubang serta menghitam.

Mes Dirjen Hubla ini tidak terawat dan cat temboknya mengelupas. Plafon juga rusak.Mes Dirjen Hubla ini tidak terawat dan cat temboknya mengelupas. Plafon juga rusak. (Dewi Irmasari/detikcom)


Mes itu memiliki lebar sekitar 4 meter. Terdapat kerai bambu untuk menutupi bagian depan mes yang ditempati Tonny. Di depan pintu tertempel dua kartu 'Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu 2014'.

Ada krey bambu yang dipasang di mes Dirjen Hubla.Ada kerai bambu yang dipasang di mes Dirjen Hubla. (Dewi Irmasari/detikcom)

Di samping kiri gagang pintu, tertempel wadah bertuliskan 'tempat taro koran'. Di dalamnya terdapat 3 eksemplar koran dari 3 media berbeda tertanggal Kamis, 24 Agustus 2017.

Sementara itu, di halaman depan jendela terdapat dua pasang sandal dan 1 unit AC. Sepasang sandal jepit berwarna ungu dan sepasang sandal pria.

Hingga pukul 15.20 WIB, masih tidak tampak aktivitas warga sekitar.
(aan/dha)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed