Disiapkan Maju Pilgub, Waketum PAN: Saya Serahkan ke Warga Jateng

Elza Astari Retaduari - detikNews
Rabu, 23 Agu 2017 07:26 WIB
Foto: Waketum PAN Taufik Kurniawan. (Andhika/detikcom)
Jakarta - Nama Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan disodorkan untuk maju di Pilgub Jawa Tengah 2018. Sambil menunggu petunjuk dari partai, dia pun menyerahkan soal keikutsertannya di pesta demokrasi daerah itu kepada masyarakat Jateng.

"Saya mengawali dengan istikharah, meminta petunjuk dari Allah. Tapi langkah awal, saya masih menunggu lebih lanjut, hal-hal teknis kita serahkan ke DPP PAN dalam hal ini ketum," ujar Taufik saat berbincang dengan detikcom, Selasa (22/8/2017) malam.

Nama Taufik disebut-sebut untuk maju di Pilgub Jateng saat rakernas PAN. Baik Ketum PAN Zulkifli Hasan maupun Sekjen PAN Eddy Soeparno sudah mengatakannya secara langsung. Taufik disodorkan sebagai kader internal untuk bisa dibawa maju di Pilgub PAN nanti.

"Dengan disampaikan langsung ketum dan sekjen, tentu itu menjadi catatan tersendiri buat saya pribadi. Saya istilahnya, sebagai manusia biasa tentu saya akan melakukan istikharah dulu. Tentu menyerahkan sepenuhnya kepada partai," ujar Wakil Ketua DPR ini.

Soal peluang maju bersama kader partai lain, Taufik belum mau berbicara banyak. Dia hanya berharap, siapapun yang akan menjadi gubernur di Jateng, semua harus memulai dengan niat baik untuk membangun daerah.

"Geopolitik Jateng itu harus menjadi semacam semangat untuk membangun Jateng bersama-sama. Siapapun nanti yang terpilih, dia gubernurnya rakyat Jateng, gubernurnya dari seluruh kekuatan parpol di Jawa Tengah," kata Taufik.

Sebagai pimpinan DPR, ketokohan Taufik di Jateng cukup menjadi modal sebagai cagub. Apalagi dia memang berangkat dari daerah hingga bisa sampai pada posisinya kini.

"Jateng tempat saya berasal. Saya sebelum di waketum PAN, saya sebagai Sekjen partai degan Pak Hatta (mantan Ketum PAN Hatta Rajasa, red) 5 tahun. Saya juga pernah jadi sekretaris DPW PAN Jateng," ucap Taufik.

Meski begitu, dia tak ingin terburu-buru untuk mengejar tiket cagub. Taufik masih ingin melihat respon warga Jateng, tingkat elektabilitasnya, dan juga 'titah' dari DPP.

"Saya akan melakukan komunikasi politik di bawah koordinasi ketum dan hasilnya diserahkan ke partai. Apa yang disampaikan ketum di rakernas itu berarti suatu yang penting. Saya sangat menghargai dan menghormatinya," tutur dia.

"Saya kembalikan ke pasar Jateng. Kalau warga Jateng mendukung, termasuk dengan survei-survei, bagaimana bentuk responnya, elektabilitas saya, dengan segala kerendahan hati, finalisasinya saya serahkan ke masyarakat Jateng," imbuh Taufik.

Untuk Taufik bisa maju di Pilgub Jateng, PAN harus berkoalisi dengan partai lain. Sebab saat ini kursi PAN di DPRD Jateng hanya 8 sementara syarat minimalnya adalah 20 kursi. Namun Taufik yakin PAN cukup bisa merebut suara warga Jateng.

"PAN di Jateng itu partai yang masif dukungannya. Di DPR nya juga cukup banyak. Dari 10 dapil di Jateng, kita ada 8 kursi. Dan itu konsisten terus menerus. Kita prinsipnya tidak melihat rivalitas, tapi betul-betul guyup, sedulur, semua dengan semangat membangun Jateng," paparnya.

Hubungan PAN dengan partai-partai lain di Jateng menurut Taufik cukup harmonis. Untuk itu, dia yakin PAN akan sukses di Pilgub Jateng pada 2018 mendatang.

"Kita semua parpol di Jawa Tengah komunikasi politiknya bagus. Suasana guyub, kebersamaan sesama partai politik cukup solid di Jateng. Ini sebagai modalitas utama dalam proses pembangunan di Jateng," urai Taufik.

Masuknya nama Taufik meramaikan kancah bursa bakal cagub Jateng. Sebelumnya sudah ada nama Kepala BNN Komjen Budi Waseso, mantan Menteri ESDM Sudirman Said, mantan Menteri Desa Marwan Jafar, Waketum Gerindra Ferry Juliantono, Bupati Kudus Musthofa, hingga petahana Ganjar Pranowo.

Nama Taufik disodorkan sebagai salah satu tokoh internal partai yang pantas dipertimbangkan untuk Pilgub Jateng di sela-sela Rakernas PAN. Meski begitu, hal tersebut belum keputusan final partai.

"Kita ingin mengajukan kader. Kita punya kader yang punya ketokohan di daerah situ. Di Jateng kita ada Pak Taufik Kurniawan," ungkap Sekjen PAN Eddy Soeparno saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (22/8).

(ear/idh)