DetikNews
Selasa 22 Agustus 2017, 17:55 WIB

BJ Habibie: Indonesia Perlu SDM Terbarukan untuk Majukan Bangsa

Heldania Ultri Lubis - detikNews
BJ Habibie: Indonesia Perlu SDM Terbarukan untuk Majukan Bangsa BJ Habibie (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Presiden RI ke-3 BJ Habibie menyatakan faktor kemajuan sebuah negara tak hanya soal sumber daya alam. Di era globalisasi seperti saat ini, Habibie menyatakan, Indonesia perlu sumber daya manusia yang mandiri dan mampu bersaing.

"Kita membutuhkan SDM yang mandiri, yang bisa bersaing dan unggul di dalam bidangnya. Proses keunggulan itu terjadi di dalam lapangan pekerjaan," ujar Habibie dalam rapat pleno yang berlangsung di gedung MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (22/8/2017).

Habibie mengatakan perilaku yang baik dan pendidikan yang tinggi merupakan modal yang sangat penting. Namun akan menjadi tak maksimal jika pada prakteknya tak terlaksana.

"Kalau proses kebudayaannya jitu, pendidikannya jitu, tapi di-PHK, bagaimana mau unggul? Jadi kita membutuhkan pembinaan lapangan pekerjaan yang baik. Pada dasarnya kita butuh prasarana ekonomi untuk mengembangkan SDM itu," katanya.

Melalui prasarana ekonomi yang baik tersebut, menurutnya, masyarakat di Indonesia mampu menjadi SDM yang terbarukan. Dalam arti konsisten dalam bidang pekerjaan yang ia tekuni dan mampu bersumbangsih secara positif.

"Itulah pentingnya ada garis besar negara. Garis besar negara itu akarnya ada di otonomi daerah. Jadi ini harus diamankan, harus diupayakan untuk mengamankan prasarana ekonomi untuk SDM yang terbarukan," sebutnya.

Habibie berharap generasi berikutnya bisa memberikan kontribusi untuk negeri lebih dari apa yang ia lakukan. Hal itu memang tak mudah, namun ia percaya masyarakat Indonesia punya kemampuan tersebut.

Ia pun bercerita tentang kisahnya saat masih muda dalam upaya mewujudkan semua ide-ide yang ia miliki. Penolakan dan keraguan yang dilontarkan orang lain tak lantas membuatnya putus asa.

"Saya pergi ke perusahaan Jerman, Prancis, dan Belanda untuk minta dana. Saya mau bikin seminar pembangunan. Saat itu saya masih umur 21 tahun, Lantas mereka tanya, 'Who are you? You are nothing? (Siapa kamu? Kamu bukan siapa-siapa)'. 'No, i am the future of my country (Tidak, saya masa depan negara saya)'," tutur Habibie.

Habibie juga percaya bahwa kerja keras dan konsistensi terhadap apa yang dilakukan pasti memberikan hasil yang terbaik. Untuk itu, ia mengajak anak-anak muda Indonesia terus berjuang.

"Jadi kita harus terus berkembang. Kita bersyukur kita punya satu dunia, yaitu 'dunia Indonesia'. Untuk itu, kita harus jadi SDM terbarukan, dengan begitu negara bisa maju," kata Habibie.
(hld/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed