DetikNews
Senin 21 Agustus 2017, 11:33 WIB

Kriminolog: First Travel Orang Biasa yang Bermimpi untuk Kaya

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Kriminolog: First Travel Orang Biasa yang Bermimpi untuk Kaya Anniesa Hasibuan (dok.detikcom)
Jakarta - Pakar kriminologi Universitas Indonesia (UI) Prof Dr Ronny Nitibaskara menilai kasus First Travel merupakan kejahatan orang biasa yang bermimpi kaya. Tujuannya mencari keuntungan dengan jalan pintas.

"Yang jadi masalah, kita tidak bisa mengatakan First Travel ini sebagai kejahatan kerah putih karena asalnya dia kan bukan orang-orang kaya, melainkan orang-orang biasa yang bermimpi untuk kaya," kata Ronny saat berbincang dengan detikcom, Senin (21/8/2017).
Pakar Kriminolog: First Travel Orang Biasa yang Bermimpi untuk KayaAndika-Anniesa setelah membangun First Travel (ist)

Dalam kasus First Travel, polisi telah menetapkan tiga tersangka, yaitu:

1. Andika Surachman
2. Anniesa Desvitasari Hasibuan
3. Kiki Hasibuan
Pakar Kriminolog: First Travel Orang Biasa yang Bermimpi untuk KayaBos First Travel saat masih kekurangan. (Facebook)

Andika adalah suami Anniesa, sedangkan Kiki adalah adik Anniesa yang bertugas sebagai komisaris dan Direktur Keuangan First Travel. Setelah membangun First Travel, Anniesa kemudian terjun ke dunia desain. Dengan First Travel, jalan hidup Andika-Anniesa berubah. Dari yang dulunya kekurangan menjadi bergaya hidup kaum jetset.

"Dia itu hanya menipu, seakan-akan bermimpi untuk mendapatkan keuntungan yang banyak," ujar Ronny.

Dengan bendera First Travel, Andika-Anniesa menggaet puluhan ribu calon jemaah umrah. Uang yang terkumpul mencapai triliunan rupiah. Tapi apa daya, belakangan First Travel tak kunjung memberangkatkan 30 ribuan calon jemaah. Uang lebih dari Rp 500 miliar menguap entah ke mana.
(asp/elz)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed