DetikNews
Jumat 18 Agustus 2017, 06:45 WIB

Gerindra: Salaman SBY-Megawati Sudah Dinanti, Semoga Berbuah Hasil

Aditya Mardiastuti - detikNews
Gerindra: Salaman SBY-Megawati Sudah Dinanti, Semoga Berbuah Hasil Sufmi Dasco Ahmad (Foto: Dok. Pribadi)
FOKUS BERITA: Pasca Salaman SBY & Mega
Jakarta - Jabat tangan antara Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ditanggapi positif oleh Gerindra. Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad berharap pertemuan kedua tokoh yang sudah dinanti sejumlah pihak ini bisa membawa manfaat.

"Semoga yang selama ini, mungkin dinanti-nanti oleh beberapa pihak, bisa membuahkan hasil. Serta mungkin menghasilkan pemikiran buat kebaikan bangsa ke depan," ucap Dasco saat berbincang melalui telepon, Jumat (17/8/2017) malam.



Dasco menyebut SBY dan Megawati merupakan bekas pemimpin Indonesia. Pertemuan kedua tokoh saat hari kemerdekaan Indonesia diharapkan bisa memberi dampak positif.

"Pertemuan dua anak bangsa sama-sama bekas pemimpin yang pernah memimpin di hari kemerdekaan bangsa ini, supaya bisa membawa manfaat untuk bangsa dan negara," katanya.

Momen jabat tangan SBY dan Megawati itu terjadi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Kamis (17/8). Dari foto terlihat SBY yang mengenakan baju adat betawi menghampiri tempat duduk Megawati yang mengenakan baju berwarna krem.



SBY dan Megawati tampak saling tatap saat bersalaman. Keduanya juga tersenyum kecil dan suasana terlihat cair.

Ani Yudhoyono dan Puan Maharani yang menyaksikan peristiwa langka itu tersenyum lebar. Ketua DPD RI Oesman Sapta dan Wapres ke-6 RI Try Sutrisno juga menyaksikan momen tersebut.

Sebelum perayaan kemerdekaan RI di Istana Merdeka, SBY dan Megawati terakhir kali bertemu pada 2013. Saat itu, SBY yang menjabat presiden melayat mendiang Ketua MPR Taufiq Kiemas, suami Megawati.


(ams/aan)
FOKUS BERITA: Pasca Salaman SBY & Mega
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed