DetikNews
Sabtu 05 Agustus 2017, 15:16 WIB

Vanessa Angel Ngeluh Soal Delay, Menhub: Bukan karena VVIP atau VIP

Hary Lukita Wardani - detikNews
Vanessa Angel Ngeluh Soal Delay, Menhub: Bukan karena VVIP atau VIP Foto: Heldania Ultri Lubis/detikcom
Pekalongan - Artis Vanessa Angel mengeluh soal pembatalan penerbangan Garuda Indonesia. Ia sempat menyinggung alasan ada penerbangan Presiden Joko Widodo. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pembatalan penerbangan bukanlah karena soal notice to airmen (notam) VVIP atau VIP.

"Memang VVIP itu ada waktu setengah jam sebelum dan sesudahnya tidak diperkenankan penerbangan yang lain. Tapi mungkin sebenarnya kita tidak perlu menyorot itu lebih jauh, ya. Jadi bisa jadi untuk case ini setengah jam itu biasa. Tetapi mungkin karena ada akumulasi daripada keterlambatan yang lain," kata Budi di Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (5/8/2017).

"Jadi bukan case tamu VVIP dan VIP karena itu international standard seperti itu," sambungnya.

Agar keterlambatan hingga pembatalan penerbangan tidak terjadi di kemudian hari, Budi mengatakan perlunya diskusi operator bandara dengan maskapai.

"Jadi kita yang harus diskusikan itu adalah bagaimana operator bandara dan operator airline itu melakukan kegiatan lebih baik sehingga delay itu tidak ada, paling nggak dikurangi," ucapnya.

Saksikan video 20detik tentang Vanessa Angel dan Garuda Indonesia di sini:


Ia menegaskan aturan VVIP hanya berlaku untuk presiden dan wakil presiden, yang harus steril penerbangan 30 menit sebelum dan sesudahnya.

"VVIP itu yang setengah jam, kalau VIP itu tidak ada. Itu untuk presiden dan wakil presiden dan itu international standard, bukan Indonesia saja," jelas Budi.

Pihak Garuda Indonesia telah menegaskan pembatalan penerbangan terjadi bukan karena masalah penerbangan VIP atau VVIP, melainkan masalah teknis.

"Bukan karena ada penerbangan VIP, tapi memang ada technical problem pada pesawat GA DPS-CGK yang membutuhkan perbaikan yang agak lama. Kita berusaha maksimal untuk memperbaiki technical problem agar tetap bisa terbang. Namun sampai pukul 01.30 Wita belum terselesaikan," ujar Plh VP Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono kepada detikcom, Sabtu (5/8/2017).

"Akhirnya penerbangan di-postponed menjadi 5 Agustus pukul 10.00 Wita," lanjutnya.
(lkw/nkn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed