DetikNews
Kamis 03 Agustus 2017, 19:23 WIB

Polisi Gerebek Tempat Pembuatan Miras Oplosan di Pekanbaru

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Polisi Gerebek Tempat Pembuatan Miras Oplosan di Pekanbaru Miras oplosan (Chaidir/detikcom)
Pekanbaru - Ditreskrimsus Polda Riau menggerebek sebuah rumah tempat pembuatan minuman keras oplosan di Jalan Kulim, Pekanbaru. Sekitar 17 ribu botol miras oplosan disita dalam penggerebekan itu.

"Dari dalam rumah tersebut, tim menemukan barang bukti miras oplosan sebanyak 17 ribu botol dengan berbagai merek," kata Wadir Reskrimsus Polda Riau AKBP Edi Faryadi kepada detikcom, Kamis (3/8/2017).

Edi menjelaskan, enam orang dijadikan tersangka dalam kasus ini, yaitu pemiliknya berinisial RS (52) dengan lima pekerja: Ja, Ca, SS, DJ, dan JS.

"Lima pekerja ini mengetahui yang mereka kerjakan atas perintah RS adalah salah. Makanya keenam orang tersebut kita jadikan tersangka dengan UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan, UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan KUHP," kata Edi.

Polisi Gerebek Tempat Pembuatan Miras Oplosan di PekanbaruMiras oplosan (Chaidir/detikcom)

Usaha miras oplosan ini, kata Edi, sudah berjalan selama setahun. Modusnya, pemilik hanya bermodalkan air dicampur alkohol dan zat pewarna. Lantas dijadikan miras dengan berbagai merek.

"Mereka menjualnya ke wilayah Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan. Harga yang mereka tawarkan relatif lebih murah dibanding yang asli," ujarnya.

Menurut Edi, tersangka RS hari ini diduga mencoba melarikan diri ke Malaysia pascapenggerebekan. Tersangka dibekuk siang tadi di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru.

"Benar, RS kita tangkap di bandara. Alasannya, ingin mengantarkan anaknya sekolah di Malaysia. Rumah yang dijadikan tempat oplosan miras statusnya disewa. Kita masih kembangkan kasus ini," tutur Edi.
(cha/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed