Imam Berambut Gimbal: Tak Ada Peci yang Muat, Saya Pakai Serban

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Minggu, 30 Jul 2017 14:07 WIB
Foto: Dok. Pribadi
Jakarta - Seorang pria berambut gimbal, Sofyan Alop menjadi buah bibir di media sosial setelah suara merdunya tersebar saat mengimami salat. Sofyan mengaku tetap mempertahankan rambut gimbalnya itu demi tuntutan pekerjaan yang dimilikinya.

"Soalnya saya kan karakter. Tuntutan kerja saya di bidang film mempertahankan ciri khas karakter seperti ini," kata Sofyan saat berbincang dengan detikcom, Minggu (30/7/2017).

Dia menceritakan bahwa rambut gimbalnya itu telah dipeliharanya sejak 12 tahun yang lalu. Awalnya, rambut Sofyan berciri khas kribo hingga lama-kelaman terus memanjang. Dia kemudian akhirnya memutuskan untuk mengubah tampilan rambutnya dengan model gimbal.

Dengan model rambut gimbalnya itu, Sofyan mengaku susah mengenakan peci saat hendak melaksanakan salat. Malahan, peci akan terus jatuh saat dalam posisi sujud saat sedang salat.

"Kalau peci kan tidak masuk ke kepala, beberapa kali coba pakai tetapi jatuh terus. Akhirnya saya pakai sorban untuk menutupi kepala," terangnya.

Namun, Sofyan mengaku akan memotong rambutnya pada saatnya nanti, jika dirinya mendapatkan peran film atau pekerjaan yang mengharuskan dirinya untuk memangkas rambut kesayangannya itu.

"Tergantung peran. Kalau disuruh potong rambut dan bayarannya sesuai ya mau enggak mau dipotong," ucapnya.

Saat masih berada di Tidore, Maluku Utara, Sofyan sempat belajar dari seorang guru mengaji hingga dirinya menamatkan pendidikannya pada tingkat SMA. Setelahnya, dia berhijrah ke Jakarta dan tetap melatih suara bacaan alquran dengan mendengarkan YouTube.

"Lalu saya kolaborasi dengan yang saya punya. Yang penting nafasnya panjang dan tajwidnya," ujarnya.

Dalam video yang menjadi viral, Sofyan terlihat sedang memimpin salat magrib berjamaah di rakaat kedua. Ia membacakan surat Al-Fatihah dan Al-Jumuah. Sofyan mengatakan, irama yang ia lantunkan di rakaat kedua hasil ciptaan sendiri.

"Rakaat kedua irama saya sendiri ciptain, saya improve saja. Rakaat pertama lupa," kata Sofyan.

Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba kagum dengan suara merdu Sofyan. Menurutnya, awalnya sang gubernur sempat memandang sebelah mata karena penampilannya.

"Saya disuruh jadi imam, ya sudah saya maju dan kebetulan ada Pak Gubernur Maluku Utara yang sedang salat jamak. Pas saya maju jadi imam, Pak Gubernur ini biasalah dengan ekspektasi negatif atau apa. Lalu pas saya baca surat Al-Fatihah beliau kagum dan mundur ke belakang, duduk," cerita dia. (tfq/bag)