Cegah Narkoba, 1.600 PNS Pemkot Semarang Dites Urine Serentak

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 24 Jul 2017 18:20 WIB
Foto: Dok Pemkot Semarang
Semarang - Sebanyak 1.600 pegawai negeri sipil (PNS)) di lingkungan Balai Kota Semarang menjalani tes urine serentak. Sejumlah pejabat, termasuk Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, juga tidak luput dari tes tersebut.

Saking banyaknya PNS yang dites urine, lokasi pelaksanaannya pun dibagi ke sejumlah gedung, yaitu gedung utama Balai Kota, Gedung Pandanaran, dan gedung Pusat Informasi Publik.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu mengatakan kegiatan ini dilakukan dengan menggandeng BNN. Seluruh PNS dites untuk mengantisipasi adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemkot Semarang.

"Peredaran narkoba sangat masif dan terstruktur. Bandar-bandar besar narkoba berusaha merusak generasi bangsa lewat obat-obat terlarang," kata Hendi di Balai Kota Semarang, Senin (24/7/2017).

Hendi menegaskan, jika ada PNS-nya yang terbukti menyalahgunakan narkoba, tidak ada ampun dan akan dijatuhi sanksi. Saat ini hasil tes urine masih dikumpulkan dan menunggu hasil.

"Pegawai pemerintahan harus mampu menjadi agen perubahan, yakni dapat memberikan informasi setiap indikasi peredaran narkoba di lingkungannya kepada BNN dan kepolisian," tuturnya.

Salah satu peserta tes urine, yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang Iswar Aminudin, menyambut baik kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi peredaran narkoba di lingkungan Pemkot Semarang itu.

"Sebagai pejabat publik sangat penting memberi contoh tidak menggunakan narkoba kepada masyarakat," kata Iswar.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Susanto mengatakan tes urine yang dilakukan merupakan komitmen Pemkot Semarang memerangi narkoba sesuai dengan instruksi presiden.

"Peredaran narkoba saat ini sudah dalam kondisi darurat, oleh karena seluruh komponen termasuk pemerintah daerah harus turut memerangi peredaran narkoba," ucap Susanto. (alg/ega)