Viral Pemobil Masuk Busway di Salemba, Polisi: Kami Maklumi

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Senin, 24 Jul 2017 17:11 WIB
Foto: Screenshot Instagram @jktinfo
Jakarta - Sebuah video yang menayangkan mobil berwarna hitam dipaksa mundur oleh TransJakarta di Salemba beredar di media sosial. Polisi memaklumi hal tersebut karena pengalihan arus di Simpang Matraman dalam proses sosialisasi.

"Karena masih tahap sosialisasi, kami maklumi. Ini kan rekayasa, pengalihan arus, baru mulai Kamis (20/7)," kata salah satu petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Pusat Bripka Yudha saat ditemui detikcom di Jalan Salemba Raya, Senin (24/7/2017).

Yudha mengatakan pengalihan arus di wilayah Matraman-Salemba baru berjalan lima hari. Karena itu, tidak aneh bila masih banyak pengendara yang bingung. Selama ini petugas dari kepolisian maupun dishub hanya menindaklanjuti pelanggaran serupa dengan imbauan dan teguran.

"Kita kasih imbauan dan teguran saja dulu, karena masih baru. Ini kan juga tahap awal, jadi banyak orang belum tahu, kita maklumi," jelas Yudha.

Yudha juga menjelaskan, untuk sistem satu arah yang terjadi di Jalan Salemba Raya, khusus jalur TransJakarta tidak boleh dilewati. Hal itu karena TransJakarta dari arah Pramuka, Matraman, dan Manggarai masih melewati simpang Matraman untuk menuju arah Senen.

"Jadi begini, arah Proklamasi, Manggarai, jalurnya biasa. Tapi busway jalurnya normal. Kalau mobil masuk busway, mobilnya ya salahlah. Tapi kembali lagi, masih sosialisasi," tuturnya.

Sebelumnya, viral video yang memperlihatkan sebuah mobil berwarna hitam dipaksa mundur oleh Trans Jakarta di Salemba, Jakarta Pusat. Dalam video ini pengendara mobil tersebut memasuki busway dari arah Salemba menuju Matraman. (cim/nkn)