Viral Video Pemobil Masuk Busway dan Dipaksa Mundur TransJ

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Senin, 24 Jul 2017 17:01 WIB
Mobil menerobos busway dari arah berlawanan. (Foto: Screenshot Instagram @jktinfo)
Jakarta - Viral di media sosial video yang memperlihatkan sebuah mobil berwarna hitam nekat masuk busway dari arah berlawanan. Mobil itu akhirnya dipaksa mundur oleh TransJakarta.

Dalam video yang dilihat detikcom dari Instagram @jktinfo, Senin (24/7/2017), mobil tersebut menerobos busway dari Salemba menuju Matraman. Mobil telah mencapai setengah lintasan busway. Dari arah berlawanan, TransJakarta pun melintas dan akhirnya memaksa pengemudi untuk mundur.

Ayooo mundurrr terusss 🤣👍🏻 Lokasi di Salemba siang ini, via @dimasssfk #jktinfo

A post shared by Informasi Jakarta & Sekitarnya (@jktinfo) on Jul 23, 2017 at 11:45pm PDT



Memang di jalan Salemba Raya saat ini diketahui tengah dilakukan rekayasa lalu lintas oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polda Metro Jaya sejak Kamis (20/7) lalu. Pengalihan arus ini mengharuskan pengendara dari arah RSCM menuju Pramuka naik melewati flyover Salemba.

Sedangkan pengendara dari arah Senen yang akan menuju Proklamasi dan Manggarai harus melewati jalur di Jalan Salemba Raya depan Kementerian Sosial. Hal ini dikarenakan adanya satu arah (one way) di kedua jalur Jalan Salemba Raya.

Kondisi lalin di Jalan Salemba Raya.Kondisi lalin di Jalan Salemba Raya (Cici Marlina Rahayu/detikcom)

Namun pengalihan arus tersebut tidak banyak diketahui oleh para pengendara. Sehingga pengendara yang ingin menuju Proklamasi maupun Manggarai melewati busway karena kebingungan.

detikcom mencoba menelusuri petunjuk di Jalan Salemba Raya. Memang tidak ada rambu khusus yang menunjukkan busway tidak boleh dilewati. Pada arus satu arah sebelum flyover Salemba hanya dipasang penunjuk arah Pramuka untuk naik flyover lajur kiri dan arah Proklamasi-Manggarai ke lajur sebelah kanan.

Kondisi lalin di Jalan Salemba Raya saat ini. Kondisi lalin di Jalan Salemba Raya (Cici Marlina Rahayu/detikcom)

Banyak terlihat petugas kepolisian maupun dishub yang berjaga. Seorang petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Pusat Bripka Yudha mengatakan hal ini dapat dimaklumi. Sebab, ia mengatakan, sejak Kamis (20/7), pihak kepolisian maupun dishub masih melakukan sosialisasi.

"Karena masih tahap sosialisasi, jadi dimaklumi. Kita kasih imbauan dan teguran saja dulu," ucap Yudha saat ditemui detikcom saat sedang melakukan pengaturan lalin di Salemba, Senin (24/7/2017). (cim/nkn)