Gunadarma: Korban Bully Terpuruk karena di Medsos Disebut Autis

Parastiti Kharisma Putri, - detikNews
Selasa, 18 Jul 2017 14:39 WIB
Tim investigasi kampus Gunadarma menggelar konferensi pers soal aksi bully di kampus.
Jakarta - Mahasiswa kampus Gunadarma, Farhan atau MF, menjadi korban bully dari sejumlah mahasiswa sekampus. Farhan terpuruk karena, setelah video bully itu beredar, ada yang menyebutnya sebagai penyandang autisme.

"Sebenarnya ini yang membuat orang tua MF jadi terpuruk. Orang tua menyatakan anaknya tidak berkebutuhan khusus, tapi di media sosial divonis autis," kata Wakil Rektor III Gunadarma Irwan Bastian dalam konferensi pers di kantornya, Jl Margonda, Depok, Selasa (18/7/2017).

Irwan menyatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah Farhan masuk kategori siswa yang berkebutuhan khusus atau tidak. Khusus untuk label autis, menurut Farhan, itu harus dibuktikan melalui pemeriksaan medis.

"Labelisasi autis hanya ahlinyalah ya yang akan bicara, tapi dalam waktu singkat ini kami tidak mungkin mengundang ahlinya," ujar Irwan.

Lalu, hukuman apa yang akan diberikan kepada para pelaku? Irwan menyatakan hal tersebut masih menunggu kesimpulan dari tim investigasi.

"Keputusannya tergantung hasil investigasi. Di Gunadarma, ada tata tertib mahasiswa sejak baru masuk mereka sudah harus menandatangani surat di atas meterai dan diketahui oleh orang tua untuk mematuhi peraturan. Berdasarkan peraturan itu, dari yang ringan sampai yang berat. Yang ringan peringatan tertulis, yang terberat dikeluarkan. Kalau ada unsur pidananya bisa diserahkan ke polisi. Kami berharap kasus ini tidak ada unsur pidananya," ujar Irwan. (fjp/fjp)