DetikNews
Senin 17 Juli 2017, 20:47 WIB

Setya Novanto, Ketum Parpol Keempat yang Jadi Tersangka KPK

Indah Mutiara Kami - detikNews
Setya Novanto, Ketum Parpol Keempat yang Jadi Tersangka KPK Setya Novanto saat diperiksa KPK (Agung Pambudhy/detikcom)
FOKUS BERITA: Setya Novanto Ditahan
Jakarta - Setya Novanto, yang merupakan Ketum Partai Golkar, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK di kasus e-KTP. Novanto adalah ketum parpol keempat yang dijerat KPK sejak berdiri.

Ketum parpol pertama yang dijerat oleh KPK adalah Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Dia dijemput dan ditahan KPK pada Januari 2013 dengan dugaan menerima hadiah atau janji terkait dengan pengurusan kuota impor daging pada Kementerian Pertanian. Dia divonis 16 tahun penjara. Oleh MA, hukuman untuk Luthfi ditambah jadi 18 tahun penjara.

Luthfi Hasan Ishaq / Luthfi Hasan Ishaq (Rengga Sancaya/detikcom)

Kemudian, ada Ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Anas jadi tersangka berkat 'nyanyian' Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin di kasus suap proyek Wisma Atlet SEA Games. Anas kemudian divonis 8 tahun penjara oleh pengadilan yang kemudian ditingkatkan oleh Mahkamah Agung jadi 14 tahun penjara.

Anas Urbaningrum / Anas Urbaningrum (Lamhot Aritonang/detikcom)

Ada pula Ketum PPP Suryadharma Ali, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji. Dia divonis 6 tahun penjara yang kemudian diperberat oleh pengadilan tinggi menjadi 10 tahun penjara.

Suryadharma Ali / Suryadharma Ali (Hasan Alhabshy/detikcom)

Kini, KPK menetapkan Setya Novanto jadi tersangka dalam kasus e-KTP. Novanto merupakan Ketum Golkar sejak 2016.

Penetapan tersangka Novanto ini diumumkan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo. Novanto adalah tersangka keempat di kasus ini.

"Saudara Setya Novanto melalui AA (Andi Agustinus) diduga telah mengkondisikan pengadaan barang dan jasa KTP elektronik," kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam konferensi pers di KPK.
(imk/tor)
FOKUS BERITA: Setya Novanto Ditahan
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed