DetikNews
Senin 17 Juli 2017, 17:32 WIB

Jelang Haji 2017

Langkah Menag Cegah Jemaah Berangkat via Filipina Seperti Tahun Lalu

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Langkah Menag Cegah Jemaah Berangkat via Filipina Seperti Tahun Lalu Menag Lukman Hakim (Triono Wahyu/detikcom)
FOKUS BERITA: Haji 2017
Jakarta - Pada 2016, ratusan calon jemaah haji berangkat dari Filipina menggunakan dokumen palsu. Apa yang dilakukan Kementerian Agama agar kejadian serupa tak terulang?

Menag Lukman Hakim Saifuddin mengakui kuota jemaah haji dimungkinkan masih tersedia. Namun dia memastikan kuota itu tak bisa dipakai calon jemaah haji Indonesia. Kenapa?

"Kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah Filipina agar tak mengeluarkan paspor untuk WNI," kata Lukman dalam pembekalan Media Center Haji 2017 di kantor Kemenag, Jl Lapangan Banteng Selatan, Senin (17/7/2017).

Sebagaimana diketahui, pada September 2016, sebanyak 700 WNI sempat ditahan otoritas Filipina saat berangkat haji. Mereka berangkat via biro travel di Indonesia. Biro travel itu diproses hukum karena memberangkatkan jemaah tak sesuai dengan prosedur, sedangkan calon jemaah haji dipulangkan ke Indonesia. Presiden Jokowi turun tangan dalam kasus ini dan bertemu dengan Presiden Duterte untuk memastikan keamanan calon jemaah haji.

Belajar dari kasus itu, Lukman menambahkan koordinasi tak hanya dilakukan dengan Filipina, tapi juga dengan pemerintah Arab Saudi dan negeri tetangga, seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura. Harapannya, tak ada WNI yang memanfaatkan kuota negara tetangga.

Kepada calon jemaah haji, Lukman menekankan haji adalah ibadah. Dan ibadah harus dilakukan secara jujur dan sesuai dengan ketentuan.

"Tidak ada ibadah yang dilakukan tidak sesuai ketentuan. Kita terus melakukan sosialisasi agar (calon jemaah) jangan mau ditipu oknum yang memanfaatkan keterbatasan informasi dengan iming-iming berangkat haji secara singkat," tuturnya.

Pada masa haji tahun ini, Indonesia mendapatkan kuota 221 ribu. Jumlah ini kembali seperti pada 2011. Gelombang pertama akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 28 Juli mendatang.
(try/dhn)
FOKUS BERITA: Haji 2017
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed