DetikNews
Senin 17 Juli 2017, 14:10 WIB

Buya Syafii: Kalau Terlalu Banyak Reshuffle Nanti Jadi Apa Kita?

Ray Jordan - detikNews
Buya Syafii: Kalau Terlalu Banyak Reshuffle Nanti Jadi Apa Kita? Buya Syafii setelah bertemu dengan Jokowi di Istana.
Jakarta - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta. Apakah Syafii Maarif dimintai pendapat oleh Jokowi soal kabar bakal adanya perombakan kabinet.

Saat ditanya soal itu, pria yang akrab disapa Buya Syafii ini membantahnya. Bahkan Buya menilai dirinya tidak penting untuk dimintai pendapat soal reshuffle.

"Ndak, ndak saya tanya tadi. Saya nggak begitu penting juga. Siapa yang mau di-reshuffle? Rini (Menteri BUMN)?" kata Buya kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Meski demikian, Buya tak membantah dirinya banyak mendengar kabar soal reshuffle Kabinet Kerja ini. Namun dia menilai, jika terlalu banyak perombakan kabinet, hal itu akan mengganggu kinerja pemerintah.

"Ya tapi kan kalau terlalu banyak bongkarnya, dia payah juga. Ndak semua menteri itu jahat. Tapi ada memang menteri yang ndak bisa bekerja dengan baik. Saya ndak sebut nama. Tinggal dua tahun lagi ini. Kalau terlalu banyak reshuffle, bongkar-pasangnya, nanti jadi apa kita," ucapnya.
(rjo/erd)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed