DetikNews
Senin 17 Juli 2017, 13:31 WIB

Kemenhub Tunggu Usulan Pemda soal Kuota Taksi Online

Heldania Ultri Lubis - detikNews
Kemenhub Tunggu Usulan Pemda soal Kuota Taksi Online Tim Infografis (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Jakarta - Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif batas atas dan bawah taksi online sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor 26 Tahun 2017 atau revisi PM 32/2015. Saat ini, Kemenhub tengah membahas penetapan jumlah kuota.

Direktur Angkutan dan Multi Moda Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Cucu Mulyana menjelaskan, soal kuota, pihaknya hanya bertugas melakukan pengawalan. Sedangkan keputusannya akan ditetapkan pemerintah daerah (pemda) masing-masing.

"Kita hanya sebagai membantu atau asisten ya. Nanti konsultasi tentang kuota itu dari masing-masing provinsi," ujar Cucu di kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (17/7/2017).

Saat ini, BPTJ dan pemda sejumlah daerah, kata Cucu, sedang gencar menggelar diskusi untuk membahas kuota tersebut. Ia berharap hasilnya akan keluar dalam waktu dekat.

"BPTJ sama Jatim dan Jabar dan beberapa daerah lain sudah kita bahas kemarin (soal kuota). Akan segera menyusun (soal jumlah kuota), mungkin dalam waktu dekat (diputuskan)," katanya.

Cucu menyebut beberapa pemda telah memberikan rekomendasi jumlah kuota kepada Kemenhub. Salah satunya Jatim. Rekomendasi itu didasari pertimbangkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya angkanya lupa. Angkanya lupa karena bahas banyak angka, nanti angkanya (diinformasikan). Tapi kemarin ada informasi lagi, BPTJ akan bahas lagi secara internal dengan stakeholder-nya. Informasi yang saya terima itu, tentang kuota akan merapatkan kembali," ucap Cucu.

Ia menyebut Kemenhub tidak memberikan tenggat spesifik kepada pemda yang sampai saat ini belum mengkonsultasikan soal kuota. Namun Cucu menegaskan pihaknya telah mengeluarkan imbauan tentang hal itu.

"Kalau kita sih kemarin sudah menyampaikan supaya sesegera mungkin konsultasi dengan kita. Pada dasarnya mereka sekarang lagi sibuk-sibuknya melakukan perhitungan dan diskusi-diskusi dengan seluruh stakeholders begitu," kata Cucu.

"Jadi jangan sampai nanti ya setelah dia putuskan (jumlah kuota) menimbulkan pro dan kontra lagi. Mereka juga sangat hati-hati melibatkan seluruh stakeholder-nya dalam penyusunan kuotanya," ujarnya.

Cucu menambahkan ada beberapa provinsi yang akan segera berkonsultasi soal kuota bersama Kemenhub. "Mungkin sesuai informasi yang saya terima, dalam waktu dekat Jabar, Jateng, yang akan segera mengkonsultasikan ke kita," tuturnya.

Seperti diketahui, kuota merupakan satu dari 11 poin yang diatur dalam PM 26/2017, yang mulai berlaku pada 1 April 2017. Pembatasan kuota armada taksi online diatur untuk memberikan kepastian kepada pengusaha soal jumlah angkutan umum yang bisa dioperasikan agar tidak rugi.
(hld/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed