DetikNews
Senin 10 Juli 2017, 12:40 WIB

PT Jakarta Vonis Mati 3 WN China di Kasus 20 Kg Sabu

Andi Saputra - detikNews
PT Jakarta Vonis Mati 3 WN China di Kasus 20 Kg Sabu Gedung PT Jakarta (ari/detikcom)
Jakarta - Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta memperberat hukuman 3 WN China di kasus 20 kg narkoba menjadi hukuman mati. Sebelumnya, ketiganya hanya dijatuhi hukuman seumur hidup oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar).

Kasus bermula saat aparat menggerebek sebuah ruko di Dadap, Tangerang pada Juni 2016. Dalam penggerebekan itu, didapati mainan anak, yang setelah dibongkar ternyata berisi sabu. Total barang haram yang ditemukan seberat 20 kg.

Setelah diselidiki lebih jauh, mainan itu berisi narkoba itu diimpor dari China. Dari kasus itu, ditangkap empat orang, yaitu:

1. Chen Shaoyan alias Xiao Yan Zi.
2. Tan Weiming alias Aming.
3. Qiu Junjie alias Junji.
4. Shi Jiayi alias Jia Bo.
5. Santa alias Aliang


Kelimanya lalu diproses secara hukum dan dihadirkan ke meja hijau dengam berkas terpisah. Jaksa menuntut kelimanya dengan hukuman mati.

Pada 3 Maret 2016, PN Jakbar menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada Shi Jiayi, Tan Wiming dan Chen Shayon. Atas vonis itu, jaksa tak terima dan mengajukan banding yang tetap pada tuntutannya agar ketiganya dihukum mati. Apa kata majelis tinggi?

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap Tan Weiming, Chen Shaoyan dan Shi Jiayi masing-masing dengan pidana mati," ucap majelis.

Duduk sebagai ketua majelis James Butar Butar dengan anggota Dahlia Brahmana dan Ahmad Yusak. Ketiganya dinilai terbukti bersalah tanpa hak atau melawan hukum melakukan permufakatan jahat dalam jual beli narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram.

Di kasus ini, Santa alias Aliang juga dihukum mati. Ia berperan sebagai penerjemah untuk rekan-rekannya.
(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed