detikNews
Kamis 06 Juli 2017, 08:37 WIB

Ini Aturan yang Wajibkan Calon Penumpang Lepas Jam Tangan

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Ini Aturan yang Wajibkan Calon Penumpang Lepas Jam Tangan Foto: screenshot video penumpang menampar petugas bandara
Jakarta - Berdasarkan Peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Tahun 2010, tata cara keamanan penumpang, personel pesawat udara, dan barang bawaan yang diangkut harus melalui dua security check point. Pertama, penumpang harus melakukan pemeriksaan sebelum melakukan check-in; dan kedua, sebelum melakukan boarding.

Dalam peraturan tersebut tertulis setiap penumpang, personel udara, dan orang perorangan wajib melepas jaket, ikat pinggang, jam tangan, dan mengeluarkan semua barang yang mengandung unsur logam dan meletakkan ke dalam wadah (tray) yang disediakan dan diperiksa melalui mesin X-ray. Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan peraturan ini ada dalam surat edaran tertulis, setelah Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan Nomor 127 Tahun 2015 terkait dengan program keamanan penerbangan nasional.

"Ada dalam surat edaran berikutnya, sebetulnya kan itu cukup jelas. Jadi masalah jam yang secara tertulis ada, itu hanya penegasan, bahwa untuk melaksanakan itu semua dicopot, termasuk jam tangan juga," kata Alvin saat dihubungi detikcom, Kamis (6/7/2017).

InfografisInfografis. (Dok.Istimewa)


Peraturan yang dimaksud adalah SKEP/2765/XII/2010 tentang Tata Cara Pemeriksaan Keamanan Penumpang, Personel Pesawat Udara, dan Barang Bawaan yang Diangkut dengan Pesawat Udara dan Orang Perseorangan.

Baca Juga: Kronologi Penumpang Tampar Petugas Avsec Bandara Manado

Alvin mengatakan ada beberapa fase penumpang melakukan pengecekan logam. Pertama, saat masuk area check-in, penumpang hanya mencopot jaket dan topi. Kedua, pemeriksaan menjadi lebih ketat, di mana semua benda logam harus dilepas.

"Bahkan ketika kita melalui metal detector, apabila metal detector itu masih bunyi, akan kelihatan bagian mana yang ada logam. Bahkan bisa diminta sepatu pun dicopot. Kalau setelah sepatu dicopot, kemudian arloji dicopot semuanya masih bunyi, itu akan dilakukan body check," ucap Alvin.

"Body check adalah ketika secara fisik badan kita akan diperiksa oleh petugas. Kalau proses raba badan ditemukan benda yang mencurigakan itu, akan ditarik kembali ke ruang pemeriksaan tertutup, di mana kita akan diminta untuk mencopot pakaian kita. Jadi itu standarnya begitu dan berlaku untuk siapa saja," tuturnya.

Baca Juga: Ngamuk Diminta Copot Jam Tangan, Ibu Ini Tampar Petugas Bandara Manado

Menurutnya, logam harus dilepas untuk memperlancar semua proses pemeriksaan dalam keselamatan dan keamanan dalam penerbangan. Tujuannya menjamin pengguna jasa yang akan masuk ke pesawat.

"Tujuannya adalah menjamin keselamatan dan keamanan pengguna jasa yang nantinya masuk ke dalam pesawat. Tempat parkir pesawat itu sisi udara kawasan operasi penerbangan, jadi kita harus melewati security check berlapis," ujarnya.

InfografisInfografis (Dok. Istimewa)

Tugas personel keamanan bandara juga diatur dalam peraturan SKEP/2765/XII/2010 Pasal 23 ayat b, di mana petugas mengatur, memeriksa, dan mengarahkan, serta memastikan mantel, jaket, topi, ikat pinggang, ponsel, jam tangan, kunci, dan barang-barang yang mengandung unsur logam diperiksa melalui X-ray.
(cim/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com