DetikNews
Selasa 20 Juni 2017, 13:42 WIB

TNI Bantah Anggotanya Nyeruduk Kelompok Pemuda di Kemayoran

Cici Marlina Rahayu - detikNews
TNI Bantah Anggotanya Nyeruduk Kelompok Pemuda di Kemayoran Foto: Kapolres Kombes Suyudi dan Dandim Letkol Zamroni (Cici-detikcom)
Jakarta - Dandim 0501 Jakarta Pusat Letkol Zamroni membantah adanya keterlibatan anggota TNI dalam kasus penyerudukan mobil di Kemayoran, Jakarta Pusat. Menurut Zamroni, pihaknya justru menjadi korban.

"Belum ada indikasi itu. Jadi kan banyak sekali dari orang-orang yang membuat arahan supaya itu menjadi anggota TNI yang terlibat," kata Zamroni saat ditemui di Polres Jakpus, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (20/6/2017).

Zamroni mengatakan pihaknya adalah korban dalam kasus penusukan yang terjadi di belakang patung ondel-ondel Kemayoran, Minggu (18/6) lalu. Kasus ini pun masih dalam tahap pendalaman.

"Bukan, kita adalah korban. Kalau ada mobil Ayla segala macam kan itu adalah hasil penelitian. Jadi saya katakan ini masih dalam tahap pendalaman," jelasnya.

Zamroni menegaskan pula bahwa pihaknya tidak akan melakukan balas dendam terkait penusukan yang dilakukan beberapa pemuda kepada anggotanya. Ia juga akan terus melakukan pengamanan bersama polisi dalam membackup operasi cipta kondisi.

"Oh tidak, itu kan warga masyarakat kita juga, nggak lah kita tidak ada balas dendam, yang kita lakukan adalah upaya bersama dengan kepolisian melakukan operasi cipta kondisi, untuk mencegah hal serupa terjadi," tuturnya.

Sebelumnya, sekelompok pemuda yang sedang duduk-duduk di belakang patung Ondel-ondel, Jl Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakpus, diseruduk mobil Ayla pada Minggu (18/6) dini hari lalu. Keterangan saksi kepada polisi, pelaku berambut cepak dan mengaku anggota TNI.

"Itu kan pengakuan korban, yang mengaku mendengar bahwa pelaku ngaku oknum TNI. Kami masih menyelidikinya kebenaran itu," kata Kapolres Jakpus Kombes Suyudi Ario Seto, Minggu (18/6/2017).

Sebelum terjadi insiden penyerudukan ini, anggota TNI Prada Ananda ditusuk oleh sekelompok pemuda di lokasi yang sama pada Sabtu (17/6) malamnya. Ananda ditusuk karena menegur peserta SOTR yang menggeber knalpot.


(cim/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed