DetikNews
Senin 19 Juni 2017, 05:05 WIB

Kemen PUPR akan Buka Jalur Alternatif untuk Mudik Bila Macet Parah

Dwi Andayani - detikNews
Kemen PUPR akan Buka Jalur Alternatif untuk Mudik Bila Macet Parah Foto: Dok. Satlantas Polres Brebes
Jakarta - Kementerian PUPR akan membuka jalur alternatif dalam kondisi emergency. Jalur pembangunan yang bisa dilalui, akan dibuka bila terjadi kemacetan parah.

"Jadi ada beberapa bukaan ada di Bojong, Warureja, Pemalang jadi nanti bisa dibuka. Dalam emergency akan kami bisa buka jalur-jalur kerja yang biasa kami pakai untuk pembangunan," ungkap Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Ari Setiadi Moerwanto.

Hal tersebut dia sampaikan di Wisma Kementerian Pemuda & Olahraga, Jl. Gerbang Pemuda No. 3, Senayan, Jakarta, Minggu (18/6/2017). Keadaan emergency menurutnya termasuk saat macet parah. Contohnya seperti macet di Brexit pada arus mudik tahun lalu.

"Ya kaya macet di Brexit itu ya, begitu ada antrean 2 Km kita distribusikan lewat jalur-jalur itu," kata Ari.

Saat macet di tol sudah lebih dari 2 Km, Kementerian PUPR akan langsung mengambil alih. Artinya mereka akan memberikan alternatif dengan membuka jalur darurat.

"Kalau kaya waktu itu macet banget, nah kalau sudah 2 Km kita ambil alih," tuturnya.

Ari pun mengatakan jalur-jalur logistik dipastikan aman. Dia juga meminta pemudik untuk melaporkan ke nomor 081283835757 apabila menemukan jalur berlubang. Meski begitu, Ari menyebut penerangan di jalur-jalur mudik sudah cukup memadai, termasuk jalur selatan.

"Sekarang sudah banyak kota-kota, ya hanya tempat-tempat tertentu saja yang gelap. Jalur selatan sih nggak ada masalah kecuali yang pansela (pantai selatan) ya," ujar dia.

"Kalau itu memang jalur yang sedang kita kembangkan untuk jalur wisata. Kalau jalur lintas selatan sih bagus banget ya kondisinya," imbuh Ari.


(elz/cim)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed