DetikNews
Kamis 08 Juni 2017, 13:19 WIB

Polisi Endus Kejanggalan di Kasus Pencurian Uang ATM Rp 250 Juta

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Polisi Endus Kejanggalan di Kasus Pencurian Uang ATM Rp 250 Juta Barang bukti yang diamankan (Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom)
Jakarta - Polsek Menteng masih menyelidiki kasus pencurian uang pengisian ATM senilai Rp 250 juta di Menteng, Jakarta Pusat. Polisi mencium adanya kejanggalan hingga keterlibatan karyawan dalam peristiwa pencurian di depan minimarket itu.

"Dugaan kita ada pembocoran dari pihak dalam," ucap Kapolsek Menteng AKBP Robald Purba saat ditemui detikcom di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/6/2017).
Ronald mengatakan 2 orang karyawan PT Advantage selaku jasa pengantaran uang ke ATM berangkat dari kantornya di Cideng, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Sabtu (3/6) malam. Mobil yang mengangkut uang tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB.

"Di Circle-K itu kan ATM setor sama ambil, setor tunai juga bisa di situ. Jadi tugasnya mereka mengambil uang itu, mengambil box yang isi uang atau mengambil box yang mau diisi uang," ungkapnya.

Setelah mengambil cartridge kosong dari ATM, petugas custody tersebut kemudian menuju ke parkiran. "Lalu saat mau masuk mobil, tasnya (yang berisi uang) ditaruh di sampingnya mobil," imbuhnya.

Saat itulah kemudian 2 pelaku menggunakan motor datang ke lokasi sambil menggeber knalpot.

"Tersangka dua orang tidak pakai helm. Nah lagi mau masuk (mobil) itu, (Pemotor) itu cuma didiemin aja, itu kan dongkol saya juga sebenarnya. Didiamkan sama petugasnya," kata Ronald.

Ronald mencium kejanggalan karena pencurian itu dilakukan dengan begitu mudahnya. Padahal, untuk pengiriman uang ATM seharusnya dilakukan pengamanan yang cukup ketat.

"Makanya kita bilang gini gampang banget nih orang ngambil uangnya, dan mereka (petugas) malah minggir. Kita langsung rekonstruksi," ucapnya.

"Tapi dugaan kita ada pembocoran dari pihak dalam, janggal, 3 orang petugas diam saja," imbuhnya.

Tidak hanya itu, dari keterangan petugas custody, Ronald merasa heran karena tidak ada yang mengingat wajah kedua pelaku. "Yang anehnya lagi, satu pun (petugas) tidak ada yang hafal wajahnya (pelaku)," ujar Ronald.

Ronald juga menaruh curiga pada peristiwa ditemukannya tas uang milik PT Advantage di wilayah Kembangan, Jakarta Barat. Tas itu ditemukan beberapa jam berselang setelah kejadian pencurian.

"Terus jam 21 malam barang itu ditemukan di Kembangan, tasnya sama boxnya, mereka (saksi) tidak teriak minta tolong, janggal kan memang saksi ojek melihat ada tas dibawa," ujarnya.
(mei/dhn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed