DetikNews
Selasa 06 Juni 2017, 22:31 WIB

Eks Ketua Komisi VIII Bantah Fahd soal Kasus Korupsi Al-Quran

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Eks Ketua Komisi VIII Bantah Fahd soal Kasus Korupsi Al-Quran Fahd El Fouz, mengenakan baju tahanan KPK (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Tersangka KPK Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq menyebut anggota Komisi VIII DPR periode 2009-2014 ikut terlibat dalam kasus pengadaan Al-Quran dan laboratorium Kemenag. Mantan Ketua Komisi VIII Abdul Kadir Karding menegaskan tak tahu-menahu soal dugaan Fahd.

"Saya maupun anggota itu menurut saya nggak ada," kata Karding di Jl Karang Asem No 34, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2017).

Menurutnya, pembahasan pengadaan Al-Quran di Komisi VIII saat itu berjalan normal. "Biasa saja, kita bahas tidak ada, normal saja. Kita nggak tahu kalau ada itu-itu," ujarnya.

Karena itu, Karding mengaku masih akan mendalami maksud pernyataan Fahd. Dia juga siap bila diminta KPK memberikan penjelasan mengenai pembahasan pengadaan Al-Quran di DPR.

"Ya, kita cek lagi nanti, kan belum tahu. Kita siap sebagai warga negara. Ketua (Komisi VIII) dulu," ujarnya.

KPK masih akan terus mendalami aliran dana dalam korupsi pengadaan Al-Quran dan laboratorium Kemenag. Fahd menyebut, dalam pembahasan proyek ini, seluruh anggota Komisi VIII 2009-2014 terlibat.

"Kalau itu sudah saya buka. Semua yang di Komisi VIII (2009-2014) terlibat. Semua sudah saya sebutin angka-angkanya," ujar Fahd di gedung KPK.

Fahd menjadi tersangka karena diduga menerima duit sekitar Rp 3,4 miliar untuk imbalan dalam pemulusan proyek pengadaan tersebut. Merujuk pada putusan perkara korupsi proyek Al-Quran di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis, 30 Mei 2013, Fahd masuk fakta hukum putusan terdakwa korupsi Al-Quran, Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetia.

Fahd disebut ikut membantu Zulkarnaen mengintervensi pejabat Kemenag untuk memenangkan perusahaan pelaksana proyek pengadaan Al-Quran dan laboratorium.
(gbr/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed