DetikNews
Selasa 06 Juni 2017, 18:52 WIB

Polri Pastikan Proses Hukum 14 Tersangka Akpol Tidak Tebang Pilih

Audrey Santoso - detikNews
Polri Pastikan Proses Hukum 14 Tersangka Akpol Tidak Tebang Pilih Brigjen Rikwanto (Foto: Bartanius Dony/detikcom)
Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto, memastikan proses hukum terhadap 14 tersangka kasus pemukulan Brigdatar Mohammad Adam tidak tebang pilih. Diketahui, salah satu tersangka adalah anak dari jenderal bintang dua Polri.

"Saya enggak bicara siapa, siapanya Di mata hukum semua sama saja. Semua sudah diproses. 14 orang tersangka sudah diproses sebagai tersangka dan sudah ditahan," tegas Rikwanto kepada wartawan di Gedung Divisi Humas, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2017).

Rikwanto mengatakan proses pemidanaan 14 tersangka dan proses pemberian sanksi terhadap pengasuh di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang terus berjalan. Dia pun menjelaskan wujud keseriusan Polri dalam menyikapi kekerasan di Akpol sampai pada tahap pencopotan Gubernur Akpol.

"Pertama masalah pidana itu ditangani Polda Jawa Tengah. Kedua soal pengasuhan itu ditangani Propam dan Irwasum. Keduanya berjalan. Terakhir Pak Gubernur Akpol diganti ya oleh Kapolda Sumut. Jadi semua sudah berjalan on the track," terang Rikwanto.

Anak Dankor Brimob, Irjen Murad Ismail, disebut-sebut masuk daftar 14 orang tersangka kasus pemukulan tersebut. Rikwanto menyampaikan yang berkapasitas menentukan seberapa signifikan peran anak Irjen Murad Ismail dalam tahap penyidikan adalah penyidik Polda Jawa Tengah.

"Penyidik sudah menentukan. Penyidik menentukan siapa, apa kaitan dengan unsur pidana. Mana yang tidak, mana yang terpenuhi unsur pidananya," jelas Rikwanto.

Mohammad Adam meninggal di Akpol pada Kamis (18/5) dini hari. Dari pemeriksaan luar, ada luka memar di dada. Namun hasil otopsi menunjukkan Adam meregang nyawa karena kehabisan oksigen.
(aud/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed