Polisi Pastikan Pelaku Pembacokan di Tangsel Bukan Gangster

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Minggu, 28 Mei 2017 13:19 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Maraknya kasus pembacokan dan isu gangster membuat resah masyarakat di Tangerang Selatan (Tangsel). Polisi pun menjamin aksi itu tak ada hubungannya dengan gangster.

"Saya tekankan bahwa di wilayah tangsel belum ada gengsters sepeda motor. Yang kita tangkap dan amankan adalah pelaku kriminal biasa yang melakukan tindak kriminal dengan menggunakan senjata tajam dan untuk melarikan diri mereka menggunakan sepeda motor sebagai sarana untuk kabur, sehingga para pelaku bukan gangster," kata Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto, Minggu (28/5/2017).

Fadli menambahkan, pelaku kejahatan yang selama ini beraksi di Tangsel tak bisa dikatakan gangster karena mereka tidak terorganisir dan tidak punya pemimpin. Mereka juga tak memiliki markas atau identitas kelompok.

"Sehingga kita tidak dapat sebut mereka sebagai gengster. Para pelaku hanya meniru apa yang mereka lihat di TV, berita dan medsos. perilaku mereka ini lebih kepada Imitation of Crime," lanjut Dia.

Fadli juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap penyerang menggunakan senjata tajam. Masyarakat diminta segera melaporkan ke polisi jika mengetahui peristiwa tersebut.

"Laporkan segera kepada kami Polri baik Pospol, Polsek, Polres, atau anggota Polri yang dikenal apabila melihat kejadian dan berikan informasi terkait kegiatan yang diduga rawan terjadi perkelahian dan tawuran. Para orang tua agar mengawasi anak-anaknya baik ketika akan bepergian maupun bersama teman-temannya," pungkasnya.

Dalam kurun sebulan terakhir, sedikitnya 3 kali kasus pembacokan terjadi di Tangsel. Pelaku yang kebanyakan remaja itu melakukan aksinya tengah malam hingga menjelang subuh.

Terbaru, seorang pemuda dibacok sekitar 6 orang di Ciputat Tangerang pada Minggu (28/5) dinihari. Pada 16 Mei lalu, 2 pemuda juga ditangkap karena membacok pemuda lainnya di Situ Gintung, Ciputat, Tangsel. Pada waktu yang berdekatan 3 pemuda ditangkap karena membacok remaja sepulang salat subuh. (abw/rvk)