DetikNews
Selasa 23 Mei 2017, 18:05 WIB

Polda Banten Tangkap 3 Pelaku Judi Beromzet Puluhan Juta

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Polda Banten Tangkap 3 Pelaku Judi Beromzet Puluhan Juta Tim Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten menangkap 2 pelaku judi togel dan 1 bandar judi bola di Anyer dan Cilegon/Foto: Bahtiar Rifai-detikcom
Serang - Tim Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten menangkap 2 pelaku judi togel dan 1 bandar judi bola di Anyer dan Cilegon. Penangkapan dilakukan untuk memberantas judi jelang ramadan.

Di Anyer, Serang, polisi menangkap M Yusuf yang menjadi pengepul judi togel di Desa Tanjung Manis pada Minggu (21/5). Polisi menemukan uang Rp 1,9 juta dan 2 lembar kertas rekapan judi togel. Polisi menyebut omzet judi togel yang dikepul Yusuf mencapai Rp 40 juta per bulan.

"Penangkapan tidak hanya menjelang ramadan, kami akan melakukan pemberantasan mengenai kasus (perjudian) ini," kata Dirkrimum Polda Banten, Kombes Aldrin Hutabarat kepada wartawan di Mapolda Banten, Kota Serang, Selasa (23/5/2017).

 Tim Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten menangkap 2 pelaku judi togel dan 1 bandar judi bola di Anyer dan Cilegon Tim Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten menangkap 2 pelaku judi togel dan 1 bandar judi bola di Anyer dan Cilegon Foto: Bahtiar Rifai-detikcom


Sementara itu di Cilegon, polisi menangkap Buyung Masri, pelaku judi bola dengan cara tebak hasil melalui pesan singkat SMS. Pelaku menurut polisi biasa menggelar judi bola dengan melakukan rekap tebak hasil liga luar negeri di bawah flyover di Jl. Merak-Suralaya.

"Kepada pemasang, pembayaran dilakukan di pinggir jalan. Dalam satu bulan omzet judi ini sekitar Rp 15 sampai Rp 25 juta," sebut Aldrin.

Selain itu polisi juga menangkap Ali Misri pengecer judi togel di tempat parkir restoran di Lingkungan Kedaleman, Cibeber, Kota Cilegon.

Ali biasanya menerima pemasangan judi togel untuk disetorkan kepada bandar dengan inisial A yang saat ini masih dalam pencarian. Dari keterangan tersangka, Ali menurut polisi mengaku mendapatkan omzet Rp 25 juta-Rp 50 juta.

Ketiga pelaku judi terancam pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 303 KUHP jo. UU RI No.7 tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian dengan ancaman maksimal hukuman 10 tahun penjara.
(bri/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed