detikNews
Selasa 23 Mei 2017, 15:21 WIB

Soal Jadi Cawapres Jokowi, Ini Tanggapan Novanto

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Soal Jadi Cawapres Jokowi, Ini Tanggapan Novanto Rapimnas Golkar (Gibran Maulana Ibrahim/detikcom)
Balikpapan - Ketum Golkar Setya Novanto berpeluang disorongkan jadi calon wakil presiden Joko Widodo pada 2019. Namun Novanto belum mengiyakan ataupun menolak.

"Wah, saya ini yang penting semuanya selamat saja sudah makasih," kata Novanto di Novotel Hotel, Balikpapan, Kaltim, Selasa (23/5/2017).

Maksud 'selamat' itu, kata Novanto, terkait dengan Golkar. Dia hanya berharap Golkar dapat bertahan hingga Pemilu Serentak 2019.

"Yang penting buat saya, Golkar bisa selamat di 2019 dan kita harapkan kita menjadi kekuatan untuk bisa kerja sama dengan pemerintah, kerja sama dengan presiden," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie mendorong kader beringin menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi Jokowi. Menanggapi hal itu, Novanto meminta seluruh jajarannya tak terlalu jauh memikirkan posisi cawapres. Keputusan soal cawapres ada di tangan Jokowi.

"Kembali kan, kalau kita paksakan kader Golkar tapi presidennya nggak cocok juga kan bahaya. Kita makasihlah Pak Ical punya pemikiran bagus, tapi kita semua harus percayakan ke Presiden," ucapnya.

Novanto menilai hingga saat ini belum ada kader partainya yang memenuhi kriteria sebagai cawapres untuk Jokowi.

"Belum ada. Kita harus hati-hati kalau soal itu (cawapres Jokowi), kita percayakan saja pada Presiden," kata Novanto.

Novanto tak mau muluk-muluk soal pencapresan ini. Yang terpenting, Golkar bisa terus bertahan hingga Pemilu Serentak 2019.

"Yang penting buat saya, Golkar bisa selamat di 2019 dan kita harapkan kita menjadi kekuatan untuk bisa kerja sama dengan pemerintah, kerja sama dengan presiden," tuturnya.

Novanto menyerahkan semua keputusan soal cawapres ke Joko Widodo. Novanto tak ingin memaksakan kehendak agar tidak ada konflik yang terjadi.

"Jadi meskipun apa yang disampaikan Ical, saya tetap menghargai tapi semua keputusan kita serahkan ke presiden," tutur ketua DPR itu.
(erd/van)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com