DetikNews
Jumat 19 Mei 2017, 15:39 WIB

Ketua MK: Harkitnas Momentum Bangun Nasionalisme yang Berkarakter

Andi Saputra - detikNews
Ketua MK: Harkitnas Momentum Bangun Nasionalisme yang Berkarakter Ketua MK Prof Dr Arief Hidayat (ari/detikcom)
FOKUS BERITA: Semangat Harkitnas
Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Dr Arief Hidayat menyerukan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dijadikan sebagai momentum untuk membangun lagi nasionalisme yang berkarakter Indonesia. Apalagi saat ini bangsa Indonesia dipenuhi rasa curiga.

"Kita harus segera membangun nation charater building. Apalagi sekarang Indonesia kohesi sosialnya melemah. Bangsa kita sekarang dipenuhi oleh rasa curiga/misstrust. Harkitnas harus dijadikan momentum untuk kembali melaksanakan, menghayati dan mengamalkan konsep the founding father, nasionalisme yang berkarakter Indonesia," kata Arief saat berbincang dengan detikcom, Jumat (19/5/2017).

Arief menyitir konsep Bung Karno mengenai prioritas pertama dalam pembangunan sebuah bangsa yang pernah dijajah yaitu desain nation and character building. Terutama bagi bangsa Indonesia yang pernah dijajah ratusan tahun oleh Belanda.

"Supaya bangsa ini mempunyai karakter khas Indonesia, ciri khas Indonesia. Apalagi Indonesia ini pada waktu dijajah Belanda, kita dipecah belah, ada politik devide et impera," ujar guru besar Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu.

Indonesia terdiri dari masyarakat yang bersuku-suku, banyak ras, kulit, agama dan keyakinan. Semuanya disatukan menjadi bangsa yang terikat idiologi Pancasila.

"Sehingga bangsa itu menjadi bangsa yang saling menghargai, bangsa yang saling toleran, yang saling percaya," ujar Arief yang baru dianugerahi cucu pertama pada Rabu (17/5) lalu.

Setelah pembangunan karakter terbentuk, maka pembangunan fisik akan lebih mudah dilakukan.

"Dari situlah kita mengolah sumber daya, pembangunan, yang dilandasai karakter yang unggul yang memiliki karakteristik nasional yang tinggi," pungkas Arief.

Harkitnas diperingati setiap 20 Mei, ditandai dengan lahirnya organisasi Budi Utomo pada 1908 silam. Budi Utomo menjadi tonggak sejarah dimulainya pergerakan Indonesia merdeka dengan puncak 17 Agustus 1945.
(asp/bag)
FOKUS BERITA: Semangat Harkitnas
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed