DetikNews
Senin 15 Mei 2017, 12:49 WIB

KPK Fokus Telisik Penyalahgunaan Wewenang Penerbitan SKL BLBI

Nur Indah Fatmawati - detikNews
KPK Fokus Telisik Penyalahgunaan Wewenang Penerbitan SKL BLBI Kabiro Humas KPK Febri Diansyah (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - KPK menegaskan tim penyidik fokus menelisik dugaan penyalahgunaan wewenang dalam kasus dugaan korupsi penerbitan surat keterangan lunas (SKL) BLBI. Tim pengacara menyebut Syafruddin Arsyad Temenggung hanya menjalankan perintah UU dalam penerbitan SKL BLBI.

"Semua pejabat adalah pelaksana aturan. Yang menjadi persoalan jika ada indikasi pelanggaran aturan atau penyalahgunaan wewenang. Hal itu lah yang sedang disidik KPK saat ini," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dihubungi detikcom, Senin (15/5/2017).

Penegasan ini disampaikan KPK menanggapi pernyataan pengacara mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung. Tim pengacara sebelumnya menyebut Syafruddin hanya melaksanakan aturan sehingga penetapan status tersangka dilawan lewat jalur peradilan.

Baca juga: Praperadilan SKL BLBI, Pengacara: Eks Ketua BPPN Jalani UU

Namun materi pokok perkara dugaan korupsi terkait SKL BLBI menurut Febri akan terbuka pada persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Baca juga: Perbaiki Permohonan, Pengacara Tersangka BLBI Cabut Praperadilan

Tim pengacara Syafruddin mencabut gugatan praperadilan yang ditetapkan dalam persidangan hari ini. Alasannya, tim pengacara akan melakukan perbaikan pada permohonan gugatannya.

Permohonan praperadilan tim pengacara Syafruddin diajukan tanggal 3 Mei 2017. Pada tanggal 10 Mei, PN Jaksel menerima surat dari tim pengacara tertanggal 8 Mei 2017 yang isinya perihal penarikan atau pencabutan praperadilan.
(nif/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed