DetikNews
Jumat 05 Mei 2017, 16:09 WIB

Diminta Cabut Tanda Tangan Angket KPK, Politikus PAN Konsultasi Dulu

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Diminta Cabut Tanda Tangan Angket KPK, Politikus PAN Konsultasi Dulu Daeng Muhammad / Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Fraksi PAN meminta anggotanya, Daeng Muhammad untuk mencabut tanda tangan di formulir usulan angket KPK. Mengetahui sikap partai yang tak setuju dengan pengguliran angket ke KPK, Daeng mengaku akan berkonsultasi dulu.

"Saya nanti konsultasi dengan fraksi. Saya fokus reses dulu, kewajiban sama konstituen," ujar Daeng saat dihubungi, Jumat (5/5/2017).

Dia selama ini mengikuti setiap perkembangan partainya terkait angket KPK ini. Daeng mengatakan dirinya memang punya cara pandang berbeda dengan fraksi terkait angket ini.

"Saya itu ada di group WA fraksi. Cuma perbedaan cara pandang saja," tuturnya.



Daeng meneken angket KPK ini murni karena idealisme semata saja. Dia mengaku tulus dan tak punya kepentingan apapun terhadap KPK. Dia juga berkata rekam jejaknya lurus, tak ada niat melemahkan lembaga antirasuah itu.

"Saya secara personal tulus saja dengan idealisme yang saya punya. Secara pribadi saya juga tidak punya kepentingan apapun. Saya Insya Allah lurus saja, demi merah putih. Dan Insya Allah rekam jejak saya baik," jelasnya.



Partai Amanat Nasional secara tegas menolak hak angket terhadap KPK. PAN tidak akan mengirimkan kadernya ke dalam panitia khusus (pansus) angket KPK. Bagi kader yang terlanjur meneken usulan angket, PAN minta untuk segera dicabut.

"Kami sebagai Fraksi, kami perintahkan kepada nama yang ikut sebagai pengusul untuk menarik tanda tangan yang bersangkutan. Dan akan ditaati oleh Fraksi," kata Sekretaris Fraksi PAN, Yandri Susanto, Kamis (4/5) kemarin.
(gbr/imk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed