DetikNews
Jumat 05 Mei 2017, 12:41 WIB

Sakit Hati, Seorang Kernet Bunuh Wanita Paruh Baya di Penjaringan

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sakit Hati, Seorang Kernet Bunuh Wanita Paruh Baya di Penjaringan Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta - Seorang kernet Zul (21) ditangkap polisi. Dia diduga sebagai pelaku pembunuhan seorang wanita paruh baya berinisial MLY (65).

Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Kompol Rahmat Sujatmiko mengatakan MLY ditemukan tewas di rumahnya, Perum Muara Karang Blok H7 Utara, Jl Pluit Karang Sari XI RT 09/08, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Rabu, 3 Mei 2017, sekitar pukul 22.15 WIB.

Kronologi peristiwa ini berawal saat Zul dan seorang sopir Riyanto datang ke rumah MLY. Keduanya hendak mengambil barang-barang di rumah MLY dengan menggunakan mobil APV warna hitam bernopol B-889-CZ.

"Zul masuk ke rumah sendirian. Tak lama kemudian, dia keluar dan bilang kepada Riyanto, 'Kita kabur saja daripada lo kena masalah,'" kata Rahmat menirukan ucapan Zul kepada Riyanto, Jumat (5/5/2017).

Lalu, kata Rahmat, Riyanto pergi sendirian menggunakan mobil menjemput saksi bernama Linahartati (25) di kontrakannya. Ketika Riyanto tiba kembali di TKP, rumah MLY sudah dalam keadaan terkunci.

"Riyanto meminta tetangga korban mendobrak paksa pintu rumah korban dan didapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia bersimbah darah dengan luka terbuka pada lehernya," ujarnya.

Polisi kemudian datang ke rumah korban untuk olah TKP dan menyelidikinya.

Zul kemudian ditangkap polisi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada 4 Mei 2017. Zul sudah ditahan dan dimintai keterangan di Polsek Penjaringan. Dia dijerat Pasal 338 KUHP juncto 365 KUHP.

"Pelaku ditangkap di Pelabuhan Bakauheni. Saat ini sudah di Mako. Motif pembunuhan masih didalami, masih penyelidikan. Katanya karena sakit hati. Motif persoalan pribadi," ujar Rahmat.
(jbr/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed