DetikNews
Selasa 02 Mei 2017, 18:53 WIB

Jokowi Segera Gratiskan Ongkir Buku Sehari Sebulan Lewat PT Pos

Danu Damarjati - detikNews
Jokowi Segera Gratiskan Ongkir Buku Sehari Sebulan Lewat PT Pos Foto: Danu Damarjati/detikcom
Jakarta - Presiden Joko Widodo merespons aspirasi para aktivis minat baca di berbagai lokasi yang bersilaturahmi di Istana Negara. Agar harga buku menjadi murah di daerah pelosok, Jokowi menginstruksikan untuk menggratiskan ongkos kirim via Pos Indonesia untuk satu hari dalam sebulan.

"Yang sangat penting, bahwa ternyata kesulitan yang paling nggak pernah kita pikir, ini ternyata mahal bukan beli bukunya tetapi ongkos kirimnya," kata Jokowi usai silaturahmi bersama aktivis literasi dan pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM), di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2017).

Jokowi sudah menelepon Menteri BUMN Rini Soemarno untuk menggratiskan ongkos kirim via PT Pos Indonesia. Rini setuju dengan perintah Jokowi. Tanggal sehari dalam sebulan itu bakal ditentukan dan disampaikan ke para pegiat literasi itu.

"Bulan depan, saya janji," kata dia. "Tadi sudah saya suruh langsung rapatkan di PT Pos."

Baca juga: Bertemu Jokowi, Pegiat Literasi Minta Regulasi Buku Murah

Ongkos kirim buku yang mahal biasanya harus dibayar oleh masyarakat di pelosok, di gunung, atau dii pesisir yang jauh dari pusat kota. Padahal masalah literasi adalah masalah yang penting untuk segera diatasi.

"Tadi saya sudah telepon ke Menteri BUMN, ke Kantor Pos, agar saya tadi minta disediakan satu hari saja untuk kirim buku itu gratis. Tadi sudah disetujui setiap bulan. Ini masukan dari para pegiat literasi agar kirim buku tidak terbebani biaya," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga memerintahkan agar setiap titik tempat aktivis itu bergerak dikirimi 10 ribu buku atau lebih. Soalnya, sampai saat ini masih ada ketimpangan antara pusat kota dengan daerah terpencil. Jenis bacaannya akan disesuaikan sesuai minat dan kebutuhan di lapangan.

"Oleh sebab itu saya sudah menyampaikan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Pertama, bukunya masih kurang. Saya perintah agar di setiap titik dikirim paling tidak minimal 10 ribu buku," ujar Jokowi.
(dnu/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed