Tak Terbukti Gelapkan Dana Yayasan, Awie Tongseng Dibebaskan

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Sabtu, 22 Apr 2017 06:20 WIB
Ilustrasi (Andhika Akbaryansyah/detikcom)
Pekanbaru - Setelah menjalani masa penahanan 60 hari, Rajadi alias Awie Tongseng (54), tersangka dugaan penggelapan dana yayasan sekolah, kini dibebaskan. Pihak Polda Riau tidak dapat membuktikan tuduhan tersebut.

Awie dibebaskan dari sel tahanan Polda Riau pada Jumat (21/4/2017) sore. Pembebasan ini berdasarkan surat perintah pengeluaran tahanan nomor: SP. Han/09.e/IV/2017/Reskrimum. Surat itu diteken Dirrktur Reskrimum Polda Riau Kombes Agus Santoso.

Dalam surat tersebut, diterangkan bahwa jangka waktu penahanan telah berakhir dan tidak dapat diperpanjang lagi sehingga, demi hukum, tersangka harus dikeluarkan dari ruang tahanan. Tersangka ditahan selama 60 hari sejak 20 Februari 2017.

Kuasa hukum Awie, Suhendro, kepada detikcom membenarkan pembebasan kliennya dari ruang tahanan. Kasus ini berawal adanya konflik internal di yayasan sekolah Wahidin di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir.

Awie dilaporkan ke Polda Riau atas dugaan penggelapan uang yayasan sebesar Rp 4 miliar. Pelapornya juga sama-sama pengurus yayasan tersebut.

"Atas laporan tersebut, klien saya langsung ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Riau dan dilakukan penahanan," kata Suhendro.

Padahal, kata Suhendro, hasil audit internal selama 5 tahun di tubuh yayasan tidak ada penggelapan dana tersebut. "Kata klien saya, uang yayasan sendiri tidak sebanyak itu. Kalau ada korupsi sebanyak Rp 4 miliar, tentu yayasan sudah tutup. Malah klien saya ini donatur di yayasan Wahidin dan bisa dibuktikan," katanya.

Suhendro mengatakan, jika kliennya dituduh menggelapkan uang yayasan, semestinya harus dikenai UU Yayasan, bukan pada pidana umum. "Mestinya yang menangani kasus ini Ditreskrimsus karena ini menyangkut yayasan. Tidak menggunakan KUHP, tapi mestinya UU Yayasan atau lex specialis. Itu pun kalau memang terbukti ada penyalahgunaan uang yayasan," kata Suhendro.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo kepada detikcom membenarkan telah mengeluarkan Awie dari ruang tahanan.

"Karena selama masa penahanan 60 hari tidak terbukti, tersangka dikeluarkan hari ini juga dari tahanan," tutup Guntur. (cha/jor)