DetikNews
2017/04/20 10:15:00 WIB

Menanti Realisasi Janji Anies Setop Reklamasi dan Tutup Alexis

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
1 1. Menghentikan Reklamasi
Halaman 2 dari 10
Menanti Realisasi Janji Anies Setop Reklamasi dan Tutup Alexis Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno memiliki 23 janji kerja untuk warga Jakarta. Salah satu janji pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra itu adalah menghentikan reklamasi di Teluk Jakarta.

"Menghentikan reklamasi Teluk Jakarta untuk kepentingan pemeliharaan lingkungan hidup serta perlindungan terhadap nelayan, masyarakat pesisir, dan segenap warga Jakarta," begitu isi satu dari 23 janji Anies-Sandiaga.

Anies-Sandi juga menolak reklamasi jikalau prosesnya tidak didasari keterbukaan dan keadilan. Seharusnya setiap kebijakan harus berorientasi dan berpihak kepada rakyat kecil.

"Karena saya mengusung kebenaran, selama reklamasi itu diusung dengan keterbukaan berdasarkan keadilan dan ternyata tidak berpihak pada rakyat kecil, ya saya berani," kata Sandiaga saat ditemui di Posko Pemenangan Anies-Sandi di Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2016).

Pulau-pulau reklamasi yang sudah telanjur dibangun akan dikembalikan fungsinya untuk kepentingan masyarakat, dan memastikan pemberian jalan keluar terbaik bagi pengembang yang sudah berinvestasi di pulau reklamasi. Hal tersebut disampaikan pada 7 prinsip penghentian reklamasi.

Anies juga berjanji akan menaati putusan PTUN soal pencabutan izin reklamasi Pulau F, I, dan K. Dia bersama Sandiaga akan mengikuti peraturan perundang-undangan yang ada dalam mengambil setiap kebijakan, termasuk soal reklamasi.

"Kami taati keputusan pengadilan, kami akan ikuti perundang-undangan, tidak bekerja seperti kemauan pribadi. Ini bukan proyek pribadi, kami ikuti peraturan perundang-undangan. Saya akan ikuti peraturan perundang-undangan, peraturan pemerintah," ujar Anies di Hotel Bidakara, Jalan Jend Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017).

Sementara itu, Sandiaga mengaku tidak didukung pengusaha karena menolak reklamasi. Untuk mencari solusi, dia akan membangun forum dialog antara pengusaha dan nelayan.

"Rembuk, formatnya nanti kita sepakati bersama. Tapi harus terwakili semua dari sisi birokrasinya, dari sisi pengusahanya bagi yang sudah beli. Saya sedih juga waktu itu ada pengusaha sudah investasi banyak sekali dan sekarang utang ke bank, dia sangat sedih sekali. Merasa mata pencariannya akan terganggu," ujar Sandiaga di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (24/3).

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed