DetikNews
2017/04/19 17:26:54 WIB

Pilgub DKI Putaran Kedua

Menanti Realisasi Janji Anies-Sandi: Rumah DP Rp 0 hingga OK OCE

Niken Purnamasari - detikNews
3 3. KJP dan KJS Plus
Halaman 4 dari 5
Menanti Realisasi Janji Anies-Sandi: Rumah DP Rp 0 hingga OK OCE Foto: Muhammad Fida Ul Haq/detikcom

Di bidang pendidikan dan kesehatan, Anies dan Sandiaga berjanji tidak akan menghapus KJP dan KJS. Keduanya akan meneruskan lewat KJP Plus dan KJS Plus.

KJP plus adalah integrasi dari Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebagai program nasional dengan KJP. KJP Plus akan dibagikan kepada anak usia sekolah 6-21 tahun baik di dalam maupun luar sekolah.

Semua anak di Jakarta akan mendapat tambahan fasilitas berupa kunjungan ke museum hingga kesempatan mendapatkan beasiswa. Terhadap warga kurang mampu, akan ada tambahan bantuan dalam bentuk tunai.

"Semua anak mendapatkan fasilitas dasar, yang miskin dapat tunai dan nontunai. Yang berprestasi, miskin maupun tidak, pun bisa dapat berdasarkan prestasinya. Dan yang manfaat ini juga dapat digunakan tidak hanya di sekolah formal, tetapi berbagai lembaga kursus serta pelatihan yang ditunjuk. Semangat KJP Plus adalah adil bagi semua. Semua anak mendapat fasilitas dasar. Yang miskin dapat hak lebih, tunai dan nontunai," demikian keterangan dari tim Anies-Sandi.

Peserta didik penyandang disabilitas dan yatim mendapatkan manfaat yang disesuaikan dengan kebutuhan anak. Selain itu, KJP Plus bisa digunakan oleh semua anak untuk mendapatkan akses diskon belanja pendidikan, gratis museum, dan wahana pendidikan.

Sementara itu, program KJS Plus akan diperluas cakupannya yang ditanggung pemerintah, yakni kepada tokoh-tokoh agama, yaitu guru mengaji, pengajar Sekolah Minggu, penjaga rumah ibadah, khatib, penceramah, dan seluruh pemuka agama lainnya.

Untuk tokoh-tokoh agama, pendataan akan dilakukan melalui yayasan dan organisasi keagamaan di DKI Jakarta untuk memastikan ketepatan sasaran penerima tunjangan.

"Hari ini saya akan lebih bicara layanan kesehatan BPJS. Hari ini kita meluncurkan program KJS Plus, yang ditujukan bagi yang belum mendapatkan layanan kesehatan, termasuk guru mengaji, marbut, penunggu rumah ibadah, dan kalangan yang belum tersentuh," kata Sandiaga.

Menurutnya, program KJS Plus terinspirasi oleh keluhan warga soal program kesehatan. Sandiaga menjanjikan pelayanan kesehatan kelas I bagi guru mengaji, guru Sekolah Minggu, penjaga rumah ibadah, kader PKK, dan kader posyandu.

"Kita akan gabungkan dan masukkan mereka dalam program kesehatan plus," tegasnya.

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed