Lift Jatuh di Blok M, Polisi: Manajemen Tak Langgar Prosedur

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Jumat, 07 Apr 2017 17:08 WIB
Foto: Bil Wahid/detikcom
Jakarta - Polisi telah menerima hasil laboratorium forensik dan hasil dari saksi ahli mengenai insiden jatuhnya lift di Blok M Square. Polisi menyatakan tidak ada prosedur yang dilanggar oleh pihak manajemen.

"Lift hasil labfor sudah keluar, hasil saksi ahli juga sudah keluar menyatakan bahwa penyidikan tersebut sah, artinya tidak ada prosedur yang dilanggar oleh pihak manajemen," ujar Kasat Reskrim Polres Jaksel, AKBP Budi Hermanto, di di Mapolres Jaksel, Jl Wijaya, Kebayoran Baru, Jumat (7/4/2017).

Budi menyampaikan pihak manajemen telah melakukan pemeliharaan secara rutin, termasuk alat-alat yang menjadi penunjang telah dilakukan perawatan juga. "Sistem maintenance oleh pihak Blok M Square sudah berjalan," kata Budi.

Polisi menduga kejadian lift jatuh ini justru disebabkan oleh penumpang yang terlalu berlebihan. Hal itu menyebabkan lift melorot dan jatuh ke lantai dasar. "Kejadian ini penumpang karena over capacity, alarm berfungsi, justru dengan alarm berfungsi makanya kanvas itu masih mengerem dari lantai 7 ke lantai 3, setelah lantai 3 karena over capacity baru terhempas. Kalau tadi alaramnya tidak berfungsi sudah dari lantai 7, kita bayangkan kecelakaannya bagaimana," terang Budi.

Selain itu, pihak pengelola Blok M Square mempunyai ittikad baik terhadap para korban. Hal itu dilakukan dengan membantu proses pengobatan dan memberikan asurasi bagi korban. "Mereka memberikan bantuan pengobatan, memberikan asuransi bagi korban-korban," ujarnya.

(aan/fdn)