DetikNews
Jumat 31 Maret 2017, 22:38 WIB

Kementerian BUMN: Tak Ada Rapat dengan PT PAL Saat OTT KPK

Ardan Adhi Chandra - detikNews
Kementerian BUMN: Tak Ada Rapat dengan PT PAL Saat OTT KPK KPK menunjukkan duit sitaan terkait operasi tangkap tangan pejabat PT PAL. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Deputi Bidang Usaha Tambang, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan tidak ada rapat antara Kementerian BUMN dan PT PAL Indonesia ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

Harry menyebut rapat yang digelar di PT PAL Indonesia adalah antara direksi dan komisaris independen. Rapat itu digelar untuk persiapan rencana rapat dengan Kementerian BUMN pada hari ini.

Namun sebelumnya, Kepala Departemen Hubungan Masyarakat PT PAL Indonesia Bayu Witjaksono menyebut rapat itu dilakukan dengan Kementerian BUMN.

"Tadi malam kami ada rapat direksi dengan Kementerian BUMN. Sekitar pukul 22.00 WIB, KPK datang," ujar Bayu.

Terkait dengan OTT, KPK menetapkan Direktur Utama PT PAL Indonesia M Firmansyah Arifin sebagai tersangka. Selain itu, ada dua pejabat PT PAL Indonesia yang juga ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Saiful Anwar dan Arief Cahyana.

Mereka disangka menerima suap terkait dengan ekspor kapal perang bikinan PT PAL Indonesia ke Filipina.
(fdn/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed