DetikNews
Rabu 29 Mar 2017, 04:37 WIB

Kemenkumham Bahas Penyusunan dan Publikasi Regulasi dengan Australia

Rina Atriana - detikNews
Kemenkumham Bahas Penyusunan dan Publikasi Regulasi dengan Australia Foto: Rina Atriana/detikcom
Canberra - Delegasi Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan (Ditjen PP), atas arahan Menkumham Yasonna Laoly, memenuhi undangan Kejaksaan Agung Australia (Attorney-General's Department). Pertemuan kedua belah pihak terutama diagendakan membahas tata cara penyusunan dan publikasi regulasi.

Delegasi yang dipimpin langsung oleh Dirjen PP Widodo Ekatjahjana ini tiba di Sydney International Airport, Sydney, Selasa (28/3/2017). Selain Dirjen, turut serta dalam delegasi ini Sesditjen PP Priyanto; Direktur Pengundangan, Penerjemahan, dan Publikasi Aturan Perundang-undangan Imam Santoso; Kabag Humas dan Kerja Sama Tri Wahyuningsih; dan 3 pejabat Ditjen PP lainnya.

Begitu tiba di Sydney, delegasi langsung menuju Canberra untuk melakukan pertemuan dengan parlemen Australia. Di parlemen, delegasi diterima oleh salah satu Sekretaris Komite Parlemen Bersama, Anna Dacre.

"Menteri menugaskan Ditjen PP untuk menindaklanjuti kerja sama antara Kejaksaan Agung (Australia) dan Kementerian yang sudah dibicarakan sejak 2016," kata Widodo di sela kunjungan ke gedung parlemen.

Kegiatan di Australia dijadwalkan diisi oleh sejumlah pertemuan dan diskusi. Dari pengembangan kebijakan hingga tema utama, yakni penyusunan dan publikasi regulasi. Dalam diskusi terkait dengan penyusunan dan publikasi regulasi sendiri akan ada tema-tema khusus yang dibahas, termasuk studi kasus.

Widodo berharap kunjungan ke Australia ini membawa dampak baik terhadap kerja sama kedua negara, khususnya di bidang perundang-undangan.

"Supaya kerja sama ini bisa ditingkatkan 5 tahun ke depan dengan tema itu tadi, soal regulasi, maka delegasi kemudian berangkat. Harapannya, ini dapat menjadi referensi terkait perintah Presiden untuk menata regulasi di Indonesia," tuturnya.

Seperti diketahui, kunjungan ini berawal dari pertemuan antara Jaksa Agung Australia dan Menkumham, yang ditindaklanjuti melalui surat yang dikirimkan oleh Asisten Sekretaris Kejaksaan Agung Australia Anthony Coles pada Desember 2016.

Dalam surat tersebut, Coles menawarkan program baru perihal kerja sama dalam penyusunan dan publikasi undang-undang. Selain program baru, ditawarkan kerja sama perbaikan database online Indonesia terkait dengan regulasi yang sebelumnya pernah dibantu Australia pada 2001-2006.

Australia juga menawarkan kerja sama optimalisasi website peraturan.go.id sebagai satu-satunya rujukan untuk mencari regulasi yang dikeluarkan Indonesia. Sebagai tindak lanjut ajakan dalam suratnya, Coles mengundang perwakilan Kemenkumham untuk dapat mengunjungi Australia pada awal 2017, yang dipenuhi oleh delegasi kali ini.
(rna/bag)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed