20 Hektare Sawah di Soreang Kabupaten Bandung Tercemar Sampah

Wisma Putra - detikNews
Sabtu, 25 Mar 2017 15:16 WIB
Foto: Wisma Putra/detikcom
Bandung - Sumber irigasi untuk mengairi sekitar 20 hektare lahan pesawahan di Kampung Garung, Desa Sugihmukti, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, tercemar sampah.

Pantauan detikcom, sampah tersebut menumpuk di aliran anak sungai yang berada di perbatasan Soreang-Pasir Jambu. Air sungai tersebut digunakan petani untuk mengairi lahan sawah dan sampah yang didominasi bungkus makanan itu mengotori sawah.

Akibatnya, menurut petani setempat, produktivitas dan kualitas padi menurun. "Ngaruh sekali sama kualitas padi, airnya juga bau kalau kena tangan dan hasil panenpun menurun," kata salah satu petani Ajang (62) kepada detikcom, Sabtu (25/3/2017) siang.

Ajang takut jika air sampah tersebut terus mengalir ke sawah miliknya, padi yang baru di tanam selama 2 bulan setengah itu akan mati.

20 Hektare Sawah di Soreang Kabupaten Bandung Tercemar SampahFoto: Wisma Putra/detikcom

Ajang juga menambahkan jika tumpukan sampah tersebut dibuang oleh pengendara yang melintasi Jalan Soreang-Ciwidey dan warga setempat.

"Kalau yang sering saya lihat, warga Cukang Genteng yang slmembuang sampah kesana, bahkan bisa mencapai 2-3 roda setiap harinya," tambah Ajang.

Selain itu, dampak lainnya anak sungai yang digunakan sebagai irigasi sawah petani menjadi sempit, akibatnya jika hujan besar sawah terendam karena sungai meluap. Bukan hanya itu, Ajang pernah mencuci tangannya dialiran sungai tersebut dan terkena pecahan kaca hingga mengalami luka robek.

"Macam-macam sampahnya, pecahan kaca juga ada."

20 Hektare Sawah di Soreang Kabupaten Bandung Tercemar SampahFoto: Wisma Putra/detikcom

Petani lainnya Dedi (52), mengaku berang dengan para pembuang sampah ke sumber irigasi. "Banyak sekali yang buang sampah disana, ini sudah terjadi sejak lama hingga terjadi penumpukan sampah di sumber irigasi, tapi sampai sekarang belum ada oembersihan," ujarnya.

Dedi berharap kepada Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung untuk melakukan pembersihan, pengerukan dan pengangkutan sampah di sumber irigasi yang digunakan petani untuk mengairi sawah.

"Pernah mengajukan keberatan kepada Pemerintah Desa Cukang Genteng dalam bentuk lisan, tapi sampai sekarang belum ada tanggapan," pungkasnya. (tor/tor)