Isu Penculikan Anak, Gelandangan Perempuan di Serang Dikeroyok

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 22 Mar 2017 15:14 WIB
Foto: Bahtiar Rifai-detikcom
Serang - Gelandangan perempuan jadi korban pengeroyokan warga Nyapah, Walantaka, Kota Serang. Korban dikeroyok karena isu penculikan anak yang marak di Banten.

Kapolsek Walantaka, AKP Atip Ruhyaman mengatakan pengeroyokan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, Selasa (21/3). Korban dipukuli saat melintas di kampung Nyapah.

"Dia gepeng tidak terurus melintas di kampung itu. Karena lagi nyebar di medsos soal penculikan anak, kemudian dihakimi warga," kata Atip kepada wartawan di Mapolsek Walantaka, Kota Serang, Rabu (22/3/2017).


Menurut Atip sudah dua kali kejadian pengeroyokan terkait isu penculikan anak. Masing-masing di Kampung Tanjak, Desa Pabuaran dan Desa Nyapah. Polsek bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Banten untuk menampung korban pengeroyokan.

Sedangkan korban kedua yang belum diketahui identitasnya sedang menjalani proses perawatan di Puskesmas Walantaka. Dia mengalami lebam di mata dan luka ringan di sekujur badan.

"Kita tidak menemukan identitas. Kalau ditanya tidak begitu jelas Untuk pengobatannya nanti akan kami bawa ke rumah sakit provinsi," tuturnya.

Agar kejadian serupa tidak terulang, pihak Polsek Walantaka melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari saksi-saksi kejadian pengeroyokan.

Selain itu imbauan juga diberikan melalui Bhabinkamtibmas agar isu yang menyebar di media sosial tersebut tidak semakin membuat resah warga Serang.

"Isu penculikan anak itu tidak ada. Di Walantaka maupun di Kota Serang tidak ada. Makanya, agar tidak terulang kami mengimbau RT-RT untuk tidak main hakim sendiri," tutur Atip.

(bri/fdn)