Marak Isu Penculikan, Polri: Warga Bertetangga Bantu Awasi Anak

Bartanius Dony - detikNews
Selasa, 21 Mar 2017 18:58 WIB
Foto: ilustrasi Luthfi Syahban
Jakarta - Belakangan ini marak isu yang menyebar di masyarakat tentang penculikan. Bahkan orang gila pun disebut terlibat penculikan.

Menanggapi isu itu, Mabes Polri meminta agar warga yang bertetangga agar saling membantu dalam menjaga dan mengawasi anak-anak di sekitar rumah.

"Untuk warga yang bertetangga, kiranya dapat bersama-sama saling membantu mengawasi anak-anak di lingkungan masing-masing," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul saat dihubungi detikcom, Selasa (21/3/2017).



Isu penculikan ini merebak ketika ada pesan berantai yang mengatakan saat ini para pelaku penculikan memakai modus sebagai orang gila untuk menjalankan aksinya. Sontak masyarakat mulai resah akan hal ini.

Akibatnya, di beberapa daerah, orang dengan gangguan kejiwaan babak belur dihajar warga. Polri mengimbau masyarakat agar semakin bijak dalam menerima pesan dari media sosial.

"Isu penculikan yang beredar di media sosial ini memang ada dan ternyata hoax. Menghadapinya, diharapkan kita semakin bijak dan cerdas dalam menanggapi informasi penculikan tersebut," jelasnya.

"Kami juga mengimbau kepada orang tua, agar terus mengawasi aktivitas anak di luar rumah," tambah Martinus.

Saat ini, Humas Polri telah memiliki biro multimedia untuk mengedukasi masyarakat, serta ada Direktorat Siber di Bareskrim yang bertugas melakukan penindakan terhadap kejahatan siber.

"Polri akan terus melakukan patroli siber untuk mencegah dan mengedukasi masyarakat. Jika merasa ada orang yang mencurigakan, seperti sedang memata-matai, silakan lapor ke petugas," kata Martinus. (brt/dhn)