DetikNews
Selasa 21 Maret 2017, 00:38 WIB

Menteri LHK Minta Penambangan Emas di Kabupaten Buru Dihentikan

Ray Jordan - detikNews
Menteri LHK Minta Penambangan Emas di Kabupaten Buru Dihentikan Menteri Siti (Foto: Bagus PN/detikcom)
Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar meminta agar aktivitas penambangan emas di Kabupaten Buru, Maluku, yang menggunakan bahan merkuri dihentikan sementara. Pasalnya, penggunaan merkuri pada aktivitas penambangan tersebut dinilai sangat berbahaya.

Siti mengatakan, permintaan penyetopan penambangan emas itu sudah disampaikannya ke Gubernur Provinsi Maluku sekitar sebulan lalu. Menurut Siti, kini aktivitas penambangan di dua perusahaan yang dinilai berbahaya sudah dihentikan.

"Saya mungkin hampir sebulan sudah minta ke Pak Gubernur agar itu disetop dulu. Mungkin dua minggu sebelum ratas. Dan kelihatannya sudah disetop yang dua perusahaan itu," kata Siti saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Siti juga mengatakan, dirinya juga meminta agar izin konversi atau pinjam pakai hutan harus diperketat, terutama soal pemakaian merkuri.

"Saya sekarang sudah minta Pak Dirjen dan mulai kita buat kalau izin-izin konversi atau pinjam pakai untuk hutan harus diberi syarat bahwa proses penambangannya tidak boleh pakai merkuri. Kita sudah beritahukan kepada pemda, untuk memulai memperhatikan itu setelah rapat terbatas kabinet yang kemarin," kata Siti.

"Memang tidak gampang, karena itu kan yang memakai rakyat. Dan rakyatnya itu butuh alternatif kan? Jadi, kita sambil pikirkan bisa tidak hutan sosial ini untuk tambang rakyat. Itu juga lagi kita pikirkan. Kalau tidak, misalnya mereka harus diberi jalan apa, dan jelas juga rata-rata bukan orang lokal. Jadi ada mobilisasi penduduk juga. Jadi hal-hal seperti itu juga kita perhatikan," tambah Siti.
(rjo/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed