Gelar Rapim, Sumarsono akan Bahas Kasus Lift Jatuh di Blok M

Dewi Irmasari - detikNews
Senin, 20 Mar 2017 11:07 WIB
Plt Gubernur DKI Sumarsono (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Soni) menyatakan kasus jatuhnya lift di Blok M Square, Jaksel, akan dibahas dalam rapat pimpinan (rapim). Rapim digelar terkait dengan rencana audit yang akan dilakukan terhadap pengelolaan lift.

"Pemprov DKI akan bahas dalam rapim hari ini untuk lakukan audit, khususnya baik manajemen maupun teknis, menyangkut pemeliharaan, konstruksi, dan seterusnya," ujar Soni di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).

Guna menghindari terulangnya kasus lift jatuh, seperti di Blok M Square, Soni menyebut pihaknya akan mengecek secara rutin perusahaan terkait dengan pengelolaan lift.

Menurut Soni, audit terakhir kali dilakukan pada Mei 2016. Audit tersebut dilakukan untuk memastikan perusahaan operator lift bekerja sesuai dengan prosedur.

"Kalau dilakukan oleh perusahaan abal-abal kan sama saja. Maka kita akan cek keseluruhan. Termasuk lift-lift Pasar Jaya, misalnya. Yang terkait dengan DKI akan kita audit secara teknis maupun manajemen," terang Soni.

Perihal kasus di Blok M Square, pihak manajemen, termasuk Pemprov DKI, sambung Soni, sudah menangani korban. Pertama, manajemen Blok M Square sudah melakukan pertolongan pertama dengan membawa para korban ke RS Pusat Pertamina. Pemprov memastikan penanganan pertama tersebut sudah dilakukan dengan baik.

"Kedua, mereka (korban) tidak 1 sen pun keluar biaya. Semua menjadi tanggung jawab Blok M Square. Mereka yang punya asuransi nanti ada tambahan dari kantor masing-masing," imbuhnya.

Soni juga meminta para pengguna lift mematuhi aturan, salah satunya soal kapasitas dan jumlah orang yang naik. Pengguna tidak boleh memaksakan diri naik lift bila bunyi peringatan muncul.

"Saya kira perlu pendidikanlah buat warga kita ini pengguna lift, khususnya, untuk disiplinlah. (Pendidikannya) itu kira-kira gambaran terkait lift," katanya. (irm/fdn)