2 Terduga Teroris yang Ditangkap di Sulteng Masih di Bawah Umur

Bartanius Dony - detikNews
Senin, 13 Mar 2017 10:52 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Dua orang dari 9 orang terduga teroris yang ditangkap di Sulawesi Tengah (Sulteng) masih di bawah umur. Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kesembilan orang untuk menentukan status hukum.

"Jadi dalam waktu masa penangkapan 7 hari dilakukan pendalaman dan penentuan status dan sedang dilaksanakan Densus 88 terkait peranan dan keterlibatan satu per satu di antara mereka. Karena ada di antara mereka di bawah umur ada 2 (orang). Kami masih ada waktu 4 hari lagi untuk menentukan status yang bersangkutan," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (13/3/2017).

Kesembilan orang terduga teroris ditangkap di Parigi Moutong dan Tolitoli pada Jumat, 10 Maret pekan lalu. Mereka saat ini masih diperiksa di Palu.

"Masih kita dalami afiliasi jaringan mana tapi hasil surveillance, deteksi dini terhadap adanya gerakan-gerakan penyerangan kepada kantor Kepolisian dan kesatuan TNI di Sulteng," imbuh Boy.

Menurut Boy, Polri sudah mendalami dan memantau pergerakan kesembilan orang tersebut selama beberapa bulan. "Belum bisa disimpulkan afiliasi ke mana, apa kepanjangan tangan Santoso Cs belum ada jabawan," sebutnya.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto mengatakan kesembilan orang tersebut sebelum tertangkap, telah berbaiat ke ISIS melalui seseorang di Makassar, Sulsel.

"Jadi mereka ini sebelum berangkat atau saat sebelumnya, itu sudah berbaiat ke salah satu ustaz di Makassar untuk baiat ke ISIS," ujar Hari kepada detikcom.

(fdn/idh)