DetikNews
Selasa 07 Maret 2017, 17:48 WIB

Dalam Sepekan, Tim Saber Polda Bali Tangkap 4 Pelaku Pungli

Prins David Saut - detikNews
Dalam Sepekan, Tim Saber Polda Bali Tangkap 4 Pelaku Pungli Foto: Ilustrasi oleh Basith Subastian/detikcom
Denpasar - Jajaran tim saber pungli Polda Bali menangkap tangan 4 orang pelaku pungli. Mereka adalah oknum pengawas kesyahbandaran, oknum tukang parkir dan oknum anggota ormas.

"MES diamankan pada pukul 10.30 WITA si Pos Pengawasan Wilayah Sanur. Yang bersangkutan ditangkap saat menerima uang Rp 100 ribu dari nahkoda untuk surat persetujuan berlayar," kata Kabid Humas Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja, kepada detikcom, Selasa (7/3/2017).

MES diketahui berprofesi sebagai pengawas tertib bandar di kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Benoa. Tugas pekerjaannya adalah memastikan kesiapan keselamatan kapal sebelum berlayar.

"Yang bersangkutan hanya melakukan pengecekan visual, percaya pada nakhoda kapal dan tidak mengecek jumlah penumpang, alat keselamatan dan lain sebagainya," ujar Hengky.

Dari tangan MES, tim menyita uang sejumlah Rp 2.025.000, daftar laporan keberangkatan dan kedatangan kapal yang dicentang sebanyak 14 kapal serta blanko surat persetujuan berlayar kapal Mushroom Lembongan. MES mengaku Rp 100 ribu per kapal itu adalah biaya administrasi.

"Dengan rincian Rp 75 ribu untuk vessel traffic system dan clearence sebesar Rp 25 ribu. Namun tidak ada bukti penerimaan uang," ucap Hengky.

Saat ini MES tengah diperiksa jajaran Ditreskrimum Polda Bali untuk pengembangan. Sementara pada Senin (6/3) kemarin, tim saber pungli Polda Bali juga menangkap tangan seorang tukang parkir di kawasan Terminal Persiapan Tabanan, Bali.

MS ditangkap tadi malam pukul 20.45 WITA saat meminta uang parkir tanpa karcis kepada para sopir truk. Uang parkir yang ditagih MS sebesar Rp 5.000 dan turut disita dari tangan MS uang sebesar Rp 95 ribu.

Kemudian, pada Jumat (3/3) lalu, tim saber pungli juga menangkap dua oknum anggota ormas yang meminta upeti dengan paksaan sejumlah uang kepada pemilik usaha di Jl Raya Renon. IGAW dan YC tertangkap tangan meminta upeti sebesar Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu kepada beberapa pemilik usaha.

Tim menyita barang bukti dari IGAW dan YC uang sebesar Rp 2.191.000, 1 unit sepeda motor, 3 ponsel dan 2 lembar kwitansi berlogo lambang ormas. 3 Kasus pungli ini kemudian ditangani jajaran Ditreskrimum Polda Bali.


(vid/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed