Insiden Pesawat Latih di Solo: Bodi Rusak Ringan, Penerbang Selamat

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kamis, 02 Mar 2017 13:37 WIB
Kol Pnb Mohamad Tonny Harjono, Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Adi Soemarmo (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Karanganyar - Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Adi Soemarmo, Kol Pnb Mohamad Tonny Harjono, memastikan tidak ada pesawat latih yang jatuh. Namun menurutnya, memang sempat terjadi insiden kecil di lokasi latihan di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali.

Pesawat latih jenis Grob dengan lima bilah baling-baling (propeller) tergelincir saat melakukan pendaratan di runway 26. Pesawat yang berisi dua awak itu mengalami nosewheel collapse.

"Bukan jatuh. Pada saat melaksanakan latihan pattern atau take off dan landing kelima ada sedikit permasalahan di ban depan. Bannya terlipat sendiri, istilahnya nosewheel collapse," kata Tonny di Lanud Adi Soemarmo, Karanganyar, Kamis (2/3/2017).

Kondisi pesawat saat ini rusak ringan. "Kondisi dua orang penerbang tidak luka sedikitpun. Penyebab kecelakaan sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh tim dari Mabes TNI AU," ungkap dia.

Kedua penerbang ialah Mayor Pnb Yulianto sebagai pelatih, dan siswanya, Letda Lek Handika Relangga Bima Yogatama. "Tadi sudah ketemu keduanya. Mereka sudah bisa bercanda," katanya.

Akibat dari peristiwa tersebut, Bandara Adi Soemarmo sempat ditutup selama sekitar satu jam. Danlanud meminta maaf atas adanya gangguan itu.

"Memang harus ditutup, karena untuk evakuasi pesawat latih. Pasti kan ada banyak mobil yang lalu lalang di landasan. Jadi tidak boleh ada pesawat yang take off maupun landing. Kami minta maaf untuk itu," ujar dia. (try/try)