DetikNews
Kamis 02 Maret 2017, 10:19 WIB

Jalan Panjang BMW Motorrad Vs Motorrad Indonesia di Meja Hijau

Andi Saputra - detikNews
Jalan Panjang BMW Motorrad Vs Motorrad Indonesia di Meja Hijau Foto: BMW Motorrad
Jakarta - BMW Jerman akhirnya memenangi sengketa merek 'Motorrad' yang dimiliki oleh pengusaha lokal Grattianno Deru. BMW akhirnya menjadi pemilik hak eksklusif merek 'Motorrad' pada 'BMW Motorrad'.

Berikut ini perjalanan kasus tersebut sebagaimana dirangkum dari putusan kasasi Nomor 113 K/Pdt.Sus-HKI/2016 yang dikutip detikcom dari website Mahkamah Agung (MA), Kamis (2/3/2017):

1917
Rapp-Motorenwerke dan Bayeriche Flugzeug-Werke bergabung untuk memproduksi pesawat.

1918
Berdiri perusahaan Bayerische Motoren Werke GmbH atau yang dikenal sekarang dengan nama BMW AG.

1923
BMW AG membuat sepeda motor.

1928
BMW AG membuat mobil.

1946
Pasca-Perang Dunia II, BMW dilarang membuat sepeda motor.

1948
BMW kembali membuat sepeda motor.

1973
BMW merayakan ulang tahun ke-50 dan meluncurkan produksi BMW ke-500 ribu unit.

2011
BMW merayakan produksi sepeda motor ke-2 juta unit.

22 Januari 2002
Grattianno menjadi distributor/dealer BMW Motorrad di Indonesia.

21 Januari 2004
Grattianno mengantongi merek 'Motorrad' untuk Kelas 35, yaitu showroom, toko, penjualan barang dan sejenisnya, serta Kelas 37 untuk kategori bengkel kendaraan, penyewaan alat bangunan, pembangunan gedung, dan sebagainya.

Mei 2014
BMW mendaftarkan merek BMW Motorrad di Indonesia untuk kelas 12, 35, dan 37.

22 Januari 2015
Grattianno mempidanakan dealer resmi BMW, Bali Motorrad. BMW Jerman kaget akan hal itu karena Grattianno memonopoli distribusi.

BMW Jerman lalu mengajukan gugatan pembatalan merek terhadap Grattianno ke Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

4 November 2015
PN Jakpus mencabut merek Motorrad yang dimiliki Grattianno karena memiliki persamaan merek dengan BMW Motorrad asal Jerman. Grattianno tidak terima dan mengajukan kasasi.

26 Mei 2016
MA menolak permohonan kasasi Grattianno Deru. Duduk sebagai ketua majelis hakim agung Takdir Rahmadi, dengan anggota hakim agung Mahdi Soroinda Nasution dan hakim agung I Gusti Agung Sumanatha. Majelis meyakini merek 'Motorrad' milik Garratianno memiliki persamaan pada pokoknya dan mempunyai itikad tidak baik menumpang keterkenalan merek BMW Motorroad, yang merupakan merek terkenal milik penggugat, sehingga dapat menyesatkan masyarakat atas merek a quo dan patut dibatalkan pengajuan pendaftaran merek atas nama Grattianno Deru tersebut.
(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed