Pensiun dari Polri, Badrodin Haiti Aktif di Kegiatan Sosial

Ray Jordan - detikNews
Jumat, 17 Feb 2017 12:59 WIB
Foto: Badrodin Haiti ke Istana (Jordan-detikcom)
Jakarta - Lama tak terlihat mantan Kapolri Jenderal (Purn) Badrodin Haiti datang ke Istana Negara. Pria berkumis yang biasanya berbicara soal keamanan negara dan kasus-kasus pidana itu kini tampil beda. Dia datang ke istana sebagai Presiden Komisaris PT Waskita Raya.

Badrodin hadir ke Istana Negara dalam acara Financial Closing Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) dan Launching PPP Book 2017, Jumat (17/2/2017).

Badrodin tampak mengenakan batik lengan panjang warna biru dan hijau. Namun ada yang berbeda dengan tampilan di wajahnya, dia menumbuhkan jenggot. Warna putih alias uban mendominasi jenggot itu.

Pensiun dari Polri, Badrodin Haiti Aktif di Kegiatan SosialFoto: Badrodin Haiti ke Istana (Jordan-detikcom)


Saat ditemui usai acara itu, Badrodin tampak tersenyum. Terlebih saat ditanya mengenai jenggotnya itu. "Ini bukan agak jenggotan, tapi memang jenggotan. Supaya penampilannya beda," ujar Badrodin tersenyum.

Dia juga mengatakan kabarnya saat ini sehat. Dia bersyukur masih bisa melakukan banyak aktivitas.

"Ya kabarnya baik-baik. Yang penting kita hidup sehat. Sehat bisa beraktivitas," kata Badrodin.

Meski dia aktif sebagai Presiden Komisaris PT Waskita Raya, namun kata Badrodin, dia lebih aktif di kegiatan sosial.

"Aktifitasnya di sosial saja. Kalau di Waskita kan seminggu sekali. Di Waskita sebagai Presiden Komisaris. Jadi kalau di Waskita itu seminggu sekali. Oleh karena itu lebih banyak kegiatannya itu sosial. Sosialnya itu adalah di bela diri dan di keagamaan," ucapnya.

Dia juga mengaku sering melakukan olahraga setelah tak lagi menjabat sebagai Kapolri.

"Memang olahraga rajin. Banyak. Lari pagi yang jelas, jalan pagi habis salat subuh," katanya.

Selain olahraga, dia juga rutin dalam kegiatan beladiri. Untuk diketahui, dia merupakan pembina salah satu cabang beladiri karate, yakni Institus Karate-Do Nasional (Inkanas).

"Inkanas, jadi bela diri itu bukan hanya keterampilan, tapi bagaimana membangun karakter melalui bela diri itu. Kan orang bela diri mesti sportif, mampu mengontrol, menguasai diri," ujarnya.

Selain itu, Badrodin yang tak lagi menjabat Kapolri sejak Juli 2016 lalu ini, mengaku masih sering dimintai pandangannya soal keamanan. Bahkan, dirinya masih sering dipanggil Kapolri.

"Ya orang mau manggil namanya mungkin lupa. Kapolri, padahal sudah bukan Kapolri," katanya tersenyum. (rjo/rvk)